Selasa, Mei 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Cornelis de Houtman Terkapar di Tangan Perempuan Perkasa Laksamana Malahayati

redaksi
24 Februari 2020
Kategori : Kajian
0
Cornelis de Houtman Terkapar di Tangan Perempuan Perkasa Laksamana Malahayati

Laksamana Malahayati, perempuan perkasa dari Aceh yang bertarung dan menewaskan Cornelis de Houtman dalam duel satu lawan satu di atas kapal Belanda, 11 September 1599. (Sumber: Nontji, 2020)

Cornelis de Houtman kemudian kembali lagi ke Nusantara dengan pelayarannya yang kedua, bersama saudaranya bernama Frederick de Houtman.

Ketika tiba di Aceh, menurut Nontji, de Houtman berselisih dengan pihak Kerajaan Aceh. Perselisihan ini menyebabkan penyelesaiannya diakhiri dengan pertarungan fisik.

Duel satu lawan satu di atas kapal Belanda, menghadapi Laksamana Malahayati, yang juga merupakan pimpinan pasukan inang balee (pasukan perempuan Aceh).

Dengan menghunus rencongnya Laksamana Malahayati bertarung dengan Cornelis de Houtman yang juga menghunus pedangnya.

Pertarungan di geladak kapal Belanda itu terjadi pada tanggal 11 September 1599 berlangsung seru.

Duel ini berakhir dengan tewasnya Cornelis de Houtman di kapalnya sendiri.

Laksamana Malahayati dengan nama lengkapnya Keumalahayati adalah wanita perkasa yang memimpin inang balee yang merupakan pasukan perempuan. Pasukan ini terdiri dari para janda pejuang Aceh.

Pada 6 November 2017, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyematkan gelar Pahlawan Nasional untuk Malahayati.*

Sumber: Anugerah Nontji. Pusparagam Kelautan Nusantara. 2020

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: AcehAnugerah NontjiBelanda
Bagikan21Tweet13KirimKirim
Previous Post

Teripang Sebagai Bahan Obat Anti Kanker

Next Post

Setelah Masuk Negara Maju, Ini Tantangan Ekspor Perikanan Indonesia

Postingan Terkait

Setelah Ekosistem Hutan Runtuh Perlu Pemulihan Berbasis Bentang Alam

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

10 Maret 2026
Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

3 Maret 2026

Anak-Anak Pesisir Teluk Tomini di Era Digital

Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

AI dan Kerumunan

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Tulidu: Agar Motulidu, Harus Molu’udu

Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo: Program Prioritas, Risiko Mercusuar

Next Post
Susi Pudjiastuti: Tidak Dijaga, Kita Akan Kehabisan Ikan

Setelah Masuk Negara Maju, Ini Tantangan Ekspor Perikanan Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Indonesia Masih Pemasok Bahan Mentah Hasil Laut

Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru SNBT 2026 Diumumkan Sore Ini

AmsiNews

REKOMENDASI

Lebih Dari 41 Juta Orang Terkena Dampak Topan Yagi, 428 Orang Tewas

Cadas Tertua di Pulau Muna Tempatkan Indonesia dalam Sejarah Awal Seni dan Penjelajahan Laut

Seperti Uni Eropa, Tingkat Kepatuhan Indonesia di IOTC 77 persen

Musim Kemarau di Selatan Khatulistiwa Memperlihatkan Kondisi Kering

Cuaca Ekstrem menewaskan 7 Orang di Jepang, 15 di India dan 76 di Pakistan

Puluhan Ribu Nelayan Dievakuasi Saat Topan Talim Mendekat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.