Kamis, Oktober 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

redaksi
6 Juli 2026
Kategori : Kajian
0
Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

FOTO-FOTO: FSB UNG

Pudarnya Ingatan Lokal dan Sejarah Kebangsaan

Eks rumah jawatan Kantor Pos dan Telegraf bukan sekadar bangunan yang berdiri di salah satu sudut Kota Gorontalo. Situs tersebut berada dalam konjungtur sejarah yang berkaitan dengan peristiwa 23 Januari 1942, ketika Nani Wartabone bersama para pemuda Gorontalo mengibarkan Merah Putih dan menyatakan berakhirnya kekuasaan kolonial Belanda di daerah itu.

Peristiwa itu memiliki arti penting karena menunjukkan bahwa gagasan tentang Indonesia tidak lahir hanya dari pusat-pusat kekuasaan kolonial atau kota-kota besar yang selama ini mendominasi historiografi nasional. Di berbagai daerah, termasuk Gorontalo, semangat kebangsaan bertumbuh dari pengalaman yang khas, dari denyut kehidupan lokal yang kemudian menjelma menjadi bagian dari cita-cita bersama bernama Indonesia.

Malangnya, sejarah nasional kerap ditulis dari ‘kacamata pusat’. Sementara itu, banyak pengalaman daerah hadir sekadar sebagai catatan pinggir, dan justru di sanalah tersimpan warna-warni perjalanan bangsa. Sebagai konsekwensinya, situs-situs yang menyimpan memori lokal sering dipandang kurang penting dibandingkan situs-situs yang telah lama menempati panggung utama sejarah nasional. Padahal, sejarah bangsa tidak tersusun dari satu narasi besar yang tunggal. Sejarah bangsa bertumbuh dari serpihan-serpihan pengalaman lokal yang saling bertaut membentuk mozaik Indonesia.

Halaman 2 dari 8
Sebelumnya123...8Selanjutnya
Tags: Apriadi BumbunganCagar Budaya GorontaloFakultas Sastra dan Budaya UNGPeristiwa Patriotik 23 Januari 1942
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Gempa Bumi M5,3 Guncang Sangihe

Next Post

Esai Foto: Cagar Budaya Gorontalo itu Akhirnya Telah Musnah

Postingan Terkait

Ini Rekomendasi Sosiolog Universitas Negeri Gorontalo Untuk Penyelesaian Konflik Pohuwato

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

1 Oktober 2026
Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

16 September 2026

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

Next Post
Esai Foto: Cagar Budaya Gorontalo itu Akhirnya Telah Musnah

Esai Foto: Cagar Budaya Gorontalo itu Akhirnya Telah Musnah

TERBARU

Panas Ekstrem Membahayakan Kesehatan Ibu dan Bayi

Mahasiswa UNG Juara Pertama Kompetisi Esai Nasional

2 Prodi Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG Raih Akreditasi Unggul

Api di Lahan Gambut Bisa Padam Apabila Terendam Air

Masalah Kebakaran Lahan Gambut Soal Hidrologi, Api Dampak Lanjutan

Mahasiswa KKN UNG Perkenalkan Teknologi Pirolisis untuk Olah Sampah Plastik

AmsiNews

REKOMENDASI

55 Pelabuhan di Indonesia Layani Pendaftaran dan Balik Nama Kapal

Transformasi Digital Harus Sebanding dengan Pengetahuan Literasi

3 Orang Berdiri di Punggung Paus, Kepala BPSPL Makassar: Menunggangi Paus Bisa Kena Sanksi Pidana

Pertambangan Artisanal Sumbang 20 persen Emas Global

KPU Kabupaten Gorontalo Selesaikan Rapat Pleno Penghitungan Suara

Sawah Tertimbun Longsor di Garut, Banjir Melanda Aceh Tenggara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.