Segala doa dan pujian dipanjatkan rasa syukur kepada Zat yang Maha Kuasa atas segalanya. Air yang mengalir dengan deras di bekas ketukan kedua tumit Ismail dibuat kubangan agar air berkumpul dan tidak meresap kembali ke dalam tanah pasir dengan kedua tangannya.
Begitu air mulai terkumpul langsung digendong dan mengusap wajahnya serta minum sepuas-puasnya, meski Ismail dan bundanya telah kenyang minum sepuasnya, Hajar mengeruk tanah pasir dengan kedua tanganya sembari berucap Zamzam, tenanglah wahai air, berkumpullah, jangan engkau menghilang dan janganlah engkau mengering.
Sungguh, dalam seketika Allah telah menjadikan gurun pasir yang kering tak berpenghuni ini menjadi surga, kejadian ini, sama dengan kuasa Allah saat menjadikan gunung perapian yang akan membakar Nabi Ibrahim AS berubah menjadi taman surga yang dingin lagi menyegarkan.
Bahwa ketabahan, kesabaran dan kesalehan manusia pilihan Allah menjadi salah satu ritual haji bagi umat Islam atas pengorbaan dan keikhlasan Siti Hajar sebagai seorang istri dan ibu, ajaran dan keteguhan Nabi Ibrahim serta ketaatan Nabi Ismail sebagai seorang anak yang saleh. Kemuliaan Siti Hajar sebagai ratu Zamzam di mana suami dan anaknya adalah seorang Nabi Allah SWT.




