Minggu, April 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip Ide & Inovasi

Mahasiswa Brawijaya Temukan Tinta Bercahaya dari Bakteri Laut

redaksi
2 Agustus 2018
Kategori : Ide & Inovasi
0
Mahasiswa Brawijaya Temukan Tinta Bercahaya dari Bakteri Laut

Bakteri photobacterium phosporium. FOTO: DOK. PRASETYA.UB.AC.ID

Malang – Mahasiswa Fakultas MIPA Universitas Brawijaya menemukan tinta bercahaya yang berasal dari biota laut.

Tinta bercahaya yang diperoleh melalui peneleitian ini dengan melakukan isolasi bakteri pada sampel cumi-cumi, lumpur laut dan air laut. Hasilnya, jenis bakteri photobacterium phosporium dapat dimanfaatkan untuk tinta bercahaya. 

Mahasiswa FMIPA yang menciptakan isolasi bakteri ini, masing-masing Novia Rosa Damayanti, Renaldy Fredyan dan Mey Yuliana.

Beberapa jenis bakteri dapat memancarkan cahaya atau biasa disebut bioluminesensi. Proses pemancaran cahaya ini melibatkan transpor elektron.

Potensi besar yang dimiliki bakteri bioluminesensi sebagai kandidat kuat untuk menjadi tinta yang bercahaya agar tulisan yang hasilkan mampu terbaca ditempat gelap. Sehingga mengurangi penggunaan perangkat elektronik dengan radiasi.

Sebagaimana diketahui, sangat pesat perkembangan teknologi di berbagai bidang. Terutama, bidang elektronik, seperti gadget dan ponsel pintar.

Perangkat tersebut sangat membantu mobilitas pekerjaan manusia untuk membaca dan menulis. Namun, pencahayaan perangkat tersebut bersifat radiasi yang dapat merusak mata dan membuat mata cepat lelah.

Menurut The National Radiological Protection Board (NPRB) UK, Inggris, efek yang ditimbulkan oleh radiasi gelombang elektromagnetik dari telepon seluler dibagi menjadi dua, yakni efek fisiologis dan efek psikologis.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Bakteri LautCumi-cumiUniversitas Brawijaya
Bagikan7Tweet5KirimKirim
Previous Post

Budidaya Tuna di Jepang

Next Post

Peran Asosiasi untuk Kesejahteraan Nelayan di Jepang

Postingan Terkait

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

3 Maret 2026
Manfaatkan Tulang Ikan Tuna, Mahasiswa UNG Raih Medali Perak Pekan Ilmiah Andalas 2025

Manfaatkan Tulang Ikan Tuna, Mahasiswa UNG Raih Medali Perak Pekan Ilmiah Andalas 2025

12 Mei 2025

Tiga Mahasiswa UNG Lolos Top 50 Social Project Program Innovillage

Jaket Tuna, Inovasi Perikanan Tangkap Karya Nelayan Tanjung Kramat

Perjalanan Jurnal Jambura Law Review Universitas Negeri Gorontalo Hingga Terindeks Scopus Internasional

Jurnal Fakultas Hukum UNG Pertama Terindeks Scopus di Teluk Tomini

Semoga Menjadi Lebih Baik di Tahun 2024

Dosen UNG Perkenalkan Aplikasi untuk Peningkatan Pembelajaran Siswa

Next Post
Peran Asosiasi untuk Kesejahteraan Nelayan di Jepang

Peran Asosiasi untuk Kesejahteraan Nelayan di Jepang

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

Keliru, Tidak Ada Bukti Vaksinasi Ulang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Satgas 115: Perlu Kerja Sama Internasional Perangi Kejahatan Perikanan Terorganisir Lintas Negara

Es Laut Berkurang, Perubahan di Arktik dan Antartika Begitu cepat

Tol Laut Berkembang Jadi 26 Trayek dan 100 Pelabuhan Singgah

Pemungutan Suara di Kota Gorontalo Berjalan Lancar

Mahasiswa KKN UNG Kembangkan Produk UMKM di Bone Bolango

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.