Komposisi kadar lemak cumi-cumi 0,24 persen dan udang vannamei yaitu 0,15 persen.
Penelitian lain menunjukkan kisaran kandungan gizi cumi-cumi meliputi kadar air (78,1–82,2 persen), abu (1,2– 1,7 persen), protein (14 – 16 persen), dan lemak (1–2 persen).
Cumi-cumi mengandung mineral penting, seperti natrium, kalium, kalsium, magnesium, fosfor, seng, dan iodum yang bermanfaat bagi tubuh.
Fosfor dan kalsium berguna untuk pertumbuhan kerangka tulang, sehingga sangat baik untuk pertumbuhan anak-anak dan untuk mencegah osteoporosis di masa tua.
Komposisi kalsium pada udang vannamei yaitu 354,28 mg/100g. Rendahnya kandungan kalsium pada cumi-cumi karena tidak memiliki cangkang luar sebagai sumber kalsium, sedangkan sumber kalsium pada udang vannamei berasal dari karapasnya.
Selain memiliki beberapa jenis mineral mikro dan makro, cumi-cumi juga memiliki 18 jenis asam amino penting yang bermanfaat bagi tubuh.
Meski mengandung gizi yang cukup lengkap, sebaiknya tidak memakan cumi-cumi secara berlebihan.
Konsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek kurang baik bagi tubuh. Hal ini disebabkan cumi-cumi mengandung kolesterol yang cukup tinggi.
Sumber:
Diah Anggraini Wulandari, Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dengan judul “Peranan Cumi-Cumi Bagi Kesehatan.” Jurnal Oseana, Volume XLIII, Nomor 3 Tahun 2018: 52 – 60.





Komentar tentang post