Kamis, Oktober 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

3 Model Spesiasi Ikan Karang

redaksi
14 Januari 2022
Kategori : Kajian, Konservasi
0
Ikan Hias Laut, Balai Budidaya Ambon Kembangkan 14 Varian Nemo

Ikan nemo atau Clownfish (ikan badut). FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Spesiasi termasuk dalam ranah biogeografi. Proses terbentuknya spesies disebut dengan spesiasi.

Hal ini merupakan suatu proses evolusioner pembentukan suatu spesies baru dari populasi yang sebelumnya telah ada dan dalam prosesnya membentuk kladogramnya sendiri.

Secara genetis spesiasi merupakan proses di mana dua populasi yang identik menyimpang secara genetik, sehingga menyebabkan kedua populasi tidak dapat digabungkan kembali dan menjadi dua spesies yang berbeda secara morfologi dan independen (isolasi reproduksi).

Pada dasarnya proses spesiasi pada ikan karang terdiri dari tiga model yaitu secara alopatrik (isolasi menyeluruh), parapatrik (isolasi sebagian) dan simpatrik (tumpang tindih).

Ketiga model tersebut melibatkan gene flow dan isolasi geografis.

Spesiasi alopatrik secara umum dikenal dengan spesiasi geografis. Spesiasi alopatrik terbentuk ketika populasi biologi dari spesies yang sama menjadi terisolasi karena perubahan geografis contohnya seperti pembentukan gunung, pergeseran lempeng, pembentukan pulau baru atau perubahan sosial seperti emigrasi.

Spesiasi parapatrik terjadi karena adanya variasi frekuensi kawin dalam suatu populasi yang menempati wilayah terpisah namun tidak terisolasi secara penuh. Sehingga masih terjadi aliran gen namun sangat terbatas.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BiodiversityBiogeografiBiogeografi ikanCoral Trianglekeanekaragaman hayati
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Kapal Perintis Tambah Pelabuhan Singgah di Fakfak

Next Post

Berkas Penyidikan Nakhoda Bawa Limbah Berbahaya Telah Lengkap

Postingan Terkait

Ini Rekomendasi Sosiolog Universitas Negeri Gorontalo Untuk Penyelesaian Konflik Pohuwato

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

1 Oktober 2026
Mengurai Karbon Biru di Ekosistem Mangrove dan Lamun

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

20 September 2026

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Next Post
Berkas Penyidikan Nakhoda Bawa Limbah Berbahaya Telah Lengkap

Berkas Penyidikan Nakhoda Bawa Limbah Berbahaya Telah Lengkap

Komentar tentang post

TERBARU

Karhutla di Pulau Karakelang Talaud Sulawesi Utara

Kebutuhan Pasar Ikan Hias Indonesia Diperoleh Melalui Eksploitasi Dari Alam

UNG Perkuat Tata Kelola Akademik Melalui Uji Publik

Panas Laut dan El Niño Mungkin Bikin Penyu Lekang Pertama Kali Bertelur di Pantai California

Diskualifikasi Elektoral Soal Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

AmsiNews

REKOMENDASI

217 Mahasiswa UNG dan UGM Kolaborasi KKN

Tata Kelola Perikanan Kakap dan Kerapu yang Berkelanjutan

Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H Tanggal 19 Maret 2026

1.181 Mahasiswa Dari 36 Provinsi Raih Gelar Guru Profesional di UNG

Badai Besar Idalia Mendekati Florida

Pagi Tadi Tak Ada Dentuman Anak Krakatau, Tinggi Gunung Menyusut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.