Kamis, Juni 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

40 Persen Populasi Burung Air yang Dilindungi Mengalami Penurunan

redaksi
29 September 2022
Kategori : Konservasi
0
40 Persen Populasi Burung Air yang Dilindungi Mengalami Penurunan

Burung laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Sebanyak 40 persen populasi burung air yang dilindungi berdasarkan Perjanjian Burung Air Migrasi Afrika-Eurasia mengalami penurunan. Karena itu, diperlukan tindakan konservasi yang berkelanjutan dan terkoordinasi.

“Diskusi tahun ini akan fokus pada perlunya memperkuat konservasi jalur terbang di dunia yang terus berubah,” kata Direktur Eksekutif Program Lingkungan PBB (UNEP) Inger Anderson, dalam Pertemuan ke-8 Para Pihak Perjanjian Burung Air Migrasi Afrika-Eurasia (AEWA) secara virtual (27/9).

Dalam pertemuan ini menyoroti laporan Status Konservasi Burung Air Migrasi di Wilayah Perjanjian.

Ketika diimplementasikan, rencana aksi AEWA yang terkoordinasi secara internasional dapat menjadi alat yang berhasil untuk meningkatkan status konservasi populasi burung air yang terancam punah.

“Jadi, saya meminta semua pemangku kepentingan untuk menginvestasikan waktu dan sumber daya dalam rencana aksi ini,” katanya.

Menurut Inger AEWA memiliki rekam jejak yang kuat dalam upaya melestarikan lahan basah dan habitat. Sekarang saatnya untuk memperkuat konservasi jalur terbang dari lingkaran Arktik ke Afrika Selatan.

Didirikan pada tahun 1995, Perjanjian ini menjangkau lebih dari 119 negara. Perjanjian bertujuan untuk melindungi 560 populasi spesies burung air dan burung laut.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Burung AirInger AndersenUNEP
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kota Gorontalo Diharapkan Menjadi Pusat Pengembangan Sekolah Literasi Berita

Next Post

Dewan Pers Minta Aparat Usut Peretasan Akun Digital Awak Redaksi Narasi

Postingan Terkait

Tiga Spesies Baru Kantong Semar di Sulawesi dan Papua Memperkaya Daftar Flora Indonesia

Tiga Spesies Baru Kantong Semar di Sulawesi dan Papua Memperkaya Daftar Flora Indonesia

25 Juni 2026
Indonesia Rumah Bagi 83 Kantong Semar, 6 Spesies Kategori Kritis

Indonesia Rumah Bagi 83 Kantong Semar, 6 Spesies Kategori Kritis

25 Juni 2026

Burung Indonesia Diseminasi Konservasi Mangrove Pohuwato dan Pameran Produk Ramah Lingkungan

Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Tahun Kuda 2026: Empat Pelajaran Lingkungan yang Dapat Dipelajari Dari Kuda

Pariwisata Berkelanjutan Mendorong Tanggung Jawab dan Konservasi Lingkungan

Bali Ocean Days 2026 Bahas Pengelolaan 7 Cagar Biosfer Kepulauan dan Pesisir di Indonesia

Next Post
AJI Jakarta Kecam Doxing Terhadap Jurnalis Liputan6com

Dewan Pers Minta Aparat Usut Peretasan Akun Digital Awak Redaksi Narasi

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Dahsyat Beruntun M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, 164 Orang Tewas

Risiko Ranjau Laut di Selat Hormuz

Testimoni Seorang Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz

IMO Rencana Evakuasi Lebih Dari 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz

UNG Rintis Program Kuliah 5 Tahun Dapat Gelar Sarjana dan Magister Sekaligus

Tiga Spesies Baru Kantong Semar di Sulawesi dan Papua Memperkaya Daftar Flora Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Berapa Stok Karbon di Padang Lamun Indonesia?

Konservasi Laut Dapat Meningkatkan Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim

Siklon Tropis Jangmi Bawa Hujan di Sulawesi Utara dan Gelombang Tinggi di Laut Sulawesi

Ratusan Mahasiswa UNG Antusias Mengikuti Gerakan Cerdas Memilih

Bibit Siklon Tropis 90P Berkembang di Laut Solomon

Banjir, Longsor dan Angin Kencang Terjadi di Beberapa Wilayah Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.