Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Mencari Formula Pendanaan Provinsi Konservasi Papua Barat

redaksi
19 Oktober 2018
Kategori : Konservasi
0
Raja Ampat

JOHN WELLER/CONSERVATION INTERNATIONAL

PROVINSI Papua Barat telah menargetkan 70 persen luas wilayahnya sebagai kawasan konservasi dan lindung. Namun, bagaimana mekanisme pendanaan untuk kawasan konservasi yang luas itu?

Dalam Konferensi Keanekaragaman Hayati, Ekowisata dan Ekonomi Kreatif (International Conference on Biodiversity, Ecotourism, and Creative Economy – ICBE) 2018, insentif dalam pelaksanaan konservasi menjadi bahasan khusus.

Hal ini terkait dengan masyarakat adat sebagai pelaku utama konservasi. Masyarakat adat, perlu diperhatikan kesejahteraannya, sehingga tidak membuka atau menjual hutan mereka sebagai solusi untuk mencari pendapatan.

Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Drs Nataniel D Mandacan mengatakan, kalau kita berpikir konservasi itu adalah hutan yang tidak boleh ditebang, rakyat akan makan apa. Tapi kalau hutan terus ditebang supaya ada pendapatan bagi masyarakat, maka hutan dan keanekaragaman hayati yang terkandung di dalamnya akan lenyap dan kita hanya menikmati sesaat saja. Kondisi alam dan keanekaragaman hayati tersebut tidak akan dinikmati oleh anak cucu kita 50 sampai 100 tahun ke depan

“Kita pun akan susah untuk menghijaukan kembali hutan yang telah kita rusak,” kata Nataniel.

Nataniel mengajak bersama-sama mencari jalan keluar seperti apa mekanisme agar hutan tetap hijau dan tetap ada pendapatan.

Tantangannya, bagaimana pemerintah pusat dan pemerhati lingkungan bersama-sama menemukan skema pendanaan yang tepat agar masyarakat adat yang bekerja menjaga hutan maupun kawasan konservasi lainnya di Papua tidak merasa kekurangan secara ekonomi.

Pemerintah Provinsi Papua Barat telah menargetkan 70 persen luas wilayahnya sebagai kawasan konservasi dalam Rancangan Tata Ruang dan Wilayah (RTRW). Raccangan RTRW ini akan dikaji seiring dengan adanya regulasi daerah yang akan dikeluarkan terkait Revisi RTRW di Provinsi Papua Barat.

Provinsi Papua Barat telah mendeklarasikan sebagai Provinsi Konservasi dalam Peraturan Daerah Khusus Pembangunan Berkelanjutan yang tengah dirancang. Terkait dengan keseriusan untuk mempeluas daerah konservasi dan melindungi keanekaragaman hayati, diharapkan dukungan pemerintah pusat. Selain itu, pemerintah daerah dan berbagai pihak, seperti lembaga donor global.

Insentif bagi daerah dalam bentuk Ecological Fiscal Transfers yang sedang diusulkan, diharapkan jangan sampai ada aturan yang justru menghambat inovasi tersebut. Tujuan penetapan areal konservasi, membantu menjaga stok karbon untuk menahan laju perubahan iklim.

Kalau rakyat merasa tidak ada penghargaan dan insentif bagi mereka dalam menjaga hutan atau lahan gambut, maka bisa saja hutan mereka jual dan tebang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka.*

Tags: KonservasiPapua Barat
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Tsunami 1674 di Ambon, Laporan Tertulis Tertua di Indonesia

Next Post

Setelah Teluk Palu, KRI Spica-934 Lanjutkan Survei Alur Laut

Postingan Terkait

Mengurai Karbon Biru di Ekosistem Mangrove dan Lamun

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

20 September 2026
Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

16 September 2026

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Next Post
KRI Spica

Setelah Teluk Palu, KRI Spica-934 Lanjutkan Survei Alur Laut

Komentar tentang post

TERBARU

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

AmsiNews

REKOMENDASI

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

538 Orang Tewas di Nepal Akibat Dampak Luar Biasa Bencana Ekosistem Pegunungan Himalaya

Presiden Jokowi: Laut Perekat dan Penghubung Antardaratan

Badai Tropis Terbentuk di Laut Cina Selatan dan Laut Filipina

Topan Wutip Menyebabkan Lima Orang Tewas di Vietnam Tengah

Laut Dalam Berperan Menyimpan Energi Panas dan Siklus Karbon Bumi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.