Minggu, Mei 31, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Sejarah Taman Wisata Perairan Kapoposang

redaksi
2 November 2018
Kategori : Konservasi
0
Kapoposang

Kawasan perairan Kapoposang. FOTO: ILHAM MAHMUDA/BKKPN KUPANG

Pulau Kapoposang sudah lama dikenal sebagai tempat diving dan snorkeling bagi wisatawan. Beberapa spot masih terumbu karang masih terlihat indah.

Kapoposang
FOTO: ILHAM MAHMUDA/BKKPN KUPANG

Sebagai destinasi wisata, titik penyelaman di Kapoposang berada di gua (cave point), titik hiu (shark point) dan penyu (turtle point).

Tingkat kepadatan penduduk di kepulauan Kapoposang relatif rendah, di banding pulau lainnya di Sulawesi Selatan. Dengan luas daratan 84 hektar, jumlah penduduk 3.174 jiwa.  Artinya, kepadatan penduduk di TWP Kepulauan Kapoposang sekitar 37 jiwa/ha.

Kapoposang berbatasan dengan Selat Makasar di sebelah utara dan Mattiro Walie di timur. Kemudian, perairan Kota Makassar di selatan dan dengan Liukang Kalmas serta Selat Makasar di sebelah barat.

Mata pencaharian utama penduduk setempat, aktivitasnya berhubungan dengan hasil laut. Potensi perikanan yang dominan jenis Lutjanus decussates, Siganus Spp dan Naso spp.

Yang berpotensi sebagai ikan hias dan daya tarik wisata jenis Hemitaurichtys polylepis dan Chaetodon kleini dari suku Chaetodontidae. Jenis-jenis ikan ini masing-masing dapat ditemui pada daerah paparan terumbu karang dan drop off.

***

TWP Kapoposang berada dibawah Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, KKP.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BKKPN KupangKKPKonservasi
Bagikan23Tweet13KirimKirim
Previous Post

Transplantasi Karang di Lifuleo dan Kapoposang

Next Post

Menteri LHK: Ekosistem Pesisir dan Laut Alami Ancaman Serius

Postingan Terkait

Petugas Menangkap Pelaku Pembalakan Liar Hutan Mangrove di Langkat

Burung Indonesia Diseminasi Konservasi Mangrove Pohuwato dan Pameran Produk Ramah Lingkungan

25 April 2026
Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

9 April 2026

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Tahun Kuda 2026: Empat Pelajaran Lingkungan yang Dapat Dipelajari Dari Kuda

Pariwisata Berkelanjutan Mendorong Tanggung Jawab dan Konservasi Lingkungan

Bali Ocean Days 2026 Bahas Pengelolaan 7 Cagar Biosfer Kepulauan dan Pesisir di Indonesia

Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Menghentikan Pembukaan Jalan dalam Kawasan

Ikan Hulu’u di Danau Limboto Kelompok Giuris, Butuh Rencana Konservasi yang Spesifik

Next Post
KLHK

Menteri LHK: Ekosistem Pesisir dan Laut Alami Ancaman Serius

Komentar tentang post

TERBARU

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Banjir Gorontalo Utara, Tim Gabungan Bersihkan Lumpur dan Buka Akses Jalan

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia Selesaikan 11 Komitmen Our Ocean Conference

Tsunami Selat Sunda, SAR Banten Sempat Terkendala Putusnya Akses Jalan

Hasil Penelitian: BPBD Belum Banyak Berperan Saat Tsunami Selat Sunda 2018

Hilal 1 Syawal 1446 H Tidak Terlihat di Gorontalo

Waspada Potensi Risiko Bencana Hidrometeorologi

Kapal MV Nur Allya Hilang Kontak di Perairan Obi, Maluku Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.