Jumat, Juli 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Ancaman Baru Bagi Spesies Paus

redaksi
18 Mei 2021
Kategori : Konservasi, Orca, Sampah & Polusi
0
Ancaman Baru Bagi Spesies Paus

Paus sikat Atlantik Utara. FOTO: NOAA/THE REVELATOR

5. Persepsi Masyarakat

Orang-orang pada umumnya menyukai paus dan mendukung konservasi. Tetapi seberapa banyak yang mereka ketahui tentang paus dan ancaman yang dihadapinya?

Tidak banyak, ternyata.

Sebuah survei ilmiah baru-baru ini menemukan bahwa mayoritas orang peduli dengan undang-undang untuk melindungi paus. Namun pada saat yang sama mereka tidak tahu banyak tentang berbagai spesies paus atau cetacea.

Para peneliti menemukan bahwa orang mengira spesies umum seperti lumba-lumba hidung botol paling membutuhkan perlindungan, tidak tahu tentang beberapa spesies yang paling terancam punah seperti vaquita, dan percaya lebih banyak negara yang secara aktif terlibat dalam perburuan paus daripada yang sebenarnya dilakukan saat ini.

Awalnya, mungkin ini tidak tampak seperti masalah besar. Tetapi masa depan konservasi paus mungkin bergantung sekali lagi pada upaya akar rumput, pada warga yang peduli.

Seperti yang disimpulkan para peneliti, “Kurangnya kesadaran akan status konservasi paus dan lumba-lumba, serta berlanjutnya aktivitas perburuan paus menunjukkan bahwa diperlukan sosialisasi yang lebih luas kepada publik tentang status konservasi spesies paus dan lumba-lumba.”

Mari kita bangun kesadaran publik itu.

Sumber: Therevelator.org

Halaman 6 dari 6
Sebelumnya1...56
Tags: Paus RicePerburuan PausPerubahan Iklimsampah plastik
Bagikan8Tweet5KirimKirim
Previous Post

2 ABK Indonesia Meninggal di Mauritius

Next Post

Banjir 3 Meter Melanda Aceh Singkil

Postingan Terkait

Stop Perburuan Paus dan Lumba-lumba

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

15 Juli 2026
Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

14 Juli 2026

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Next Post
Banjir 3 Meter Melanda Aceh Singkil

Banjir 3 Meter Melanda Aceh Singkil

Komentar tentang post

TERBARU

UNEP Menggunakan AI untuk Identifikasi Emisi Metana Dengan Cepat

Sawah Tergenang Picu Emisi Metana

Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Myanmar

Guru besar Wako University: Dunia Banyak Dibangun Melalui Cara Berpikir Kontinental

Guru Besar UI: Istilah Maritim Cenderung Bersifat Militeristik

Pemerintah Provinsi Gorontalo Perkuat Aspek Konservasi di Kawasan Wisata Hiu Paus Botubarani

AmsiNews

REKOMENDASI

Mahasiswa Pertukaran Dari 70 Perguruan Tinggi Selesaikan Pendidikan di UNG

Mengapa Masih Marak Penyelundupan Benih Lobster dan Lobster Bertelur?

Pembudidaya Rumput Laut di Sabu Raijua NTT Menghadapi Tantangan Perubahan Iklim

Topan Haikui Diperkirakan Mendarat di Perbatasan Guangdong dan Fujian

Tol Laut Jilid II di Indonesia Timur

Cina Bersiap Menghadapi Topan Super Yagi, Kapal Ikan Berlindung di Pelabuhan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.