Sebab, anak cucu kita di masa mendatang harus tetap hidup di Bumi yang bersih dan bebas dari sampah plastik.
Berkaitan dengan World Cleanup Day pada Sabtu 21 September, menurut Bambang, terdapat 15 titik aksi di seluruh wilayah Indonesia. Mulai dari Pantai Padang hingga Pantai Warna Oesapa Kupang. Kegiatan ini melibatkan 1128 relawan, serta komunitas lokal.
Para relawan ini membersihkan area pantai, sungai bahkan gunung dari sampah. Dalam aksi ini, relawan juga mengajak peran serta masyarakat pesisir dalam mengelola lingkungan agar sehat dan produktif.
Indonesia tercatat sebagai penyumbang sampah plastik terbesar nomor dua di dunia setelah Tiongkok. Meski begitu, pengelolaan sampah plastik di Indonesia masih rendah. Tanggung jawab perusahaan terhadap sampah-sampah yang dihasilkan masih minim.*





Komentar tentang post