Minggu, Mei 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

“Pulau” Sampah Plastik Kini Hampir Seluas Indonesia

Andri Arnold
11 September 2018
Kategori : Sampah & Polusi
0
“Pulau” Sampah Plastik Kini Hampir Seluas Indonesia

DariLaut – Polusi sampah di laut semakin mengkhawatirkan. Di samudera Pasifik ditemukan pusaran sampah raksasa yang dikenal sebagai The Great Pacific Garbage Patch. Ini adalah sebuah pusaran pulau sampah yang diperkirakan 99,9 % komposisinya dari sampah plastik. The Great Pacific Garbage Patch Berada di tengah Samudera Pasifik Utara, tepatnya berada di dekat Jepang untuk Garbage Patch Barat dan diantara California-Hawaii untuk Garbage Patch Timur.

Dikutip dari The Ocean CleanUp bahwa  The Great Pacific Garbage Patch ditemukan pertama kali sekitar tahun 1988 dan saat ini luasnya telah mencapai 1,6 juta kilometer persegi. Sebagai gambaran, luas itu hampir mencapai wilayah Indonesia yang memiliki luas 1,9 juta kilometer persegi.

Limbah sampah plastik tidak terurai dan terus terombang ambing di pusaran wilayah samudera Pasifik. Dalam riset yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Report, para peneliti merilis bahwa telah terjadi peningkatan jumlah sampah sebanyak 10 hingga 16 lebih banyak dari perkiraan awal yaitu 87.000 ton. salah satu peneliti, Laurent Lebreton, mengungkap arus laut dan angin permukaan laut menyebabkan  penumpukan sampah diwilayah itu dan 99,9 % didominasi oleh sampah plastik.

94 persen dari sekitar 1,8 triliun yang mengapung diperairan berupa mikroplastik dari bahan seperti polyethylene dan polypropylene. Mikroplastik berbahaya karena dapat membunuh biota laut seperti penyu dan lumba lumba.

Tags: pasifikplastiksampahtheoceancleanup
Bagikan11Tweet7KirimKirim
Previous Post

Puntung Rokok, Sampah Terbesar di Lautan

Next Post

Pelampung Raksasa Diluncurkan Menjaring Sampah Plastik di Lautan Pasifik

Postingan Terkait

Perilaku Konsumsi Junk Food Anak SD di Kabupaten Gorontalo Pengaruh Teman Sebaya dan Iklan

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

16 Mei 2026
Ancaman Sampah Laut: Perubahan Perilaku dan Penyakit Aneh

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

15 Mei 2026

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Burung Indonesia Promosikan Produk Ramah Lingkungan Berbasis Mangrove di Pohuwato

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Limbah Makanan Meningkat, Ratusan Juta Orang Menghadapi Kelaparan

PBB Menobatkan 20 Kota Terpilih di Dunia Menuju Nol Limbah, Salah Satunya Kuala Lumpur Malaysia

Next Post
Pelampung Raksasa Diluncurkan Menjaring Sampah Plastik di Lautan Pasifik

Pelampung Raksasa Diluncurkan Menjaring Sampah Plastik di Lautan Pasifik

Komentar tentang post

TERBARU

Organisasi Konstituen Dewan Pers di Gorontalo Gelar Temu Jurnalis

Fakultas Kedokteran UNG Edukasi Pencegahan Diabetes di Bone Bolango

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Nanoplastik yang Berpotensi Masuk Dalam Darah Manusia

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

AmsiNews

REKOMENDASI

Cuaca Ekstrem Paling Banyak Terjadi di Asia

Setiap Orang Diperkirakan Mengonsumsi 50 Ribu Partikel Plastik per Tahun

Cegah Konflik, Vietnam dan Cina Membahas Laut Cina Selatan

Topan Saola Membawa Angin Kencang, Gelombang Tinggi dan Hujan Deras

Koalisi Damai dan AMSI Satukan Langkah Perkuat Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Mahasiswa UNG Lolos Kompetisi Debat Tingkat Nasional

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.