Setelah telur-telur tersebut menetas, larva dan anaknya diasuh dalam kantung induk jantan sampai dianggap kuat dan keluar dari kantung telur (dilahirkan) dalam bentuk sudah menyerupai induknya.
Juvenil kuda laut yang baru lahir merupakan miniatur dari kuda laut dewasa. Hal yang pertama yang dilakukan juvenil kuda laut setelah keluar dari kantong pengeraman adalah berenang ke permukaan air.
Anak kuda laut ini akan mengambil udara untuk mengisi gelembung renangnya. Selanjutnya, kuda laut ini sudah dapat hidup sendiri tanpa asuhan induknya.
Sumber:
Asmanelli dan Ikhsan Pralogi Andreas, LIPI, “Beberapa Catatan Mengenai Kuda Laut dan Kemungkinan Pengembangannya” Jurnal Oseana, Volume XVIII No. 4, 1993.
Eny Djoko Setyono, Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan judul “Karakteristik Biologi Kuda Laut (Hippocampus spp.)” Jurnal Oseana, Volume 45, Nomor 1 Tahun 2020: 70-8.





Komentar tentang post