Jumat, Juni 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip

Terapi Hormon Rumput Laut

redaksi
30 Agustus 2018
Kategori : Tips & Trip
0
Terapi Hormon Rumput Laut

FOTO: DOK. KKP

PENELITI dari Loka Riset Budidaya Rumput Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan Siti Fadilah mengatakan, untuk perbaikan biotekonologi benih rumput laut, salah satu alternatif dengan terapi hormon Gibberellin. Namun, Gibberellin yang digunakan adalah sintetis dan harganya mahal.

“Inilah tantangan bagi peneliti untuk mencari kemungkinan alternatif bahan organik pengganti Gibberelin yang mudah didapat dan murah,” kata Siti. Sehingga masyarakat nelayan akan lebih mudah mengaplikasikan metode kultur jaringan yang lebih sederhana.

Rumput laut penghasil agar menjadi satu komoditas perikanan penting yang terancam kualitasnya. Karena itu, perbaikan bioteknologi benih rumput laut ini dilakukan secara terus-menerus.

Menurut Siti, kemajuan teknologi telah membawa angin segar di berbagai aspek kehidupan, tidak terkecuali yang terjadi pada budidaya rumput laut penghasil agar, seperti jenis Gracilaria verrucosa. Ancaman menghantui rumput laut ini karena penggunaan benih yang terus berulang telah menyebabkan penurunan kualitas agar.

Siti mengatakan, selain dalam industri makanan, agar juga digunakan dalam industri farmasi dan kosmetik. Permintaan pasar yang tinggi terhadap agar memacu perbaikan bioteknologi budidaya rumput laut Gracilaria verrucosa terus menerus.  Salah satu upaya perbaikan performa benih adalah melalui suatu metode yang biasa disebut teknik kultur jaringan.

Teknik kultur jaringan rumput laut, menurut Siti, masih dilakukan dalam skala kecil dan hanya laboratorium tertentu saja yang mampu mengerjakan. Mengingat prosesnya yang membutuhkan alat-alat, bahan kimia dan penanganan yang khusus.

Salah satu  pendekatan metode ini dengan menggunakan terapi hormon tumbuhan. Dalam percobaan, penggunaan beberapa jenis hormon berkonsentrasi 1 mg/L dan pupuk komersial ke dalam medium kultur, ternyata kurang berpengaruh terhadap pertumbuhan benih.

Walaupun demikian, penambahan hormon yang biasa disebut Gibberelin dapat menjadi suatu acuan awal yang baik dibanding jenis hormon lainnya.

Terapi dengan 1 mg/L Gibberellin selama delapan minggu dapat memperbaiki pertumbuhan benih. Pada konsentrasi ini kelangsungan hidup mampu mencapai hampir 80% dan  jumlah tunas yang tumbuh lebih banyak. Untuk pemanjangan tunas lebih terpacu pada konsentrasi 0,5 mg/L. Tampaknya dibutuhkan konsentrasi tertentu yang berbeda untuk memacu proses antara penambahan sel dan pemanjangan sel pada tunas.

Mengapa Gibberelin mampu memperbaiki pertumbuhan bibit kultur?  Ternyata Gibberellin ini mampu merangsang pembelahan dan pemanjangan sel. Terdapat beberapa kemungkinan cara Gibberellin dalam mendorong terjadinya pembelahan sel.

Gibberellin dapat memacu pertumbuhan sel karena meningkatkan terpecahnya molekul kompleks seperti pati, fruktan dan sukrosa menjadi molekul sederhana glukosa dan fruktosa. Sel hanya mampu menyerap zat dalam bentuk molekul sederhana. Tak hanya itu, Gibberellin ditengarai mampu meningkatkan plastisitas dinding sel sehingga mendorong pemanjangan sel.*

Sumber: kkp.go.id

Tags: KKPRumput Laut
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

BKKPN Kupang Monitoring Rumput Laut

Next Post

Aplikasi Digital untuk Nelayan Indonesia

Postingan Terkait

Fakultas Kedokteran UNG Evaluasi Kurikulum

Dosen Fakultas Kedokteran UNG Kembangkan Teknologi Aman untuk Penambang Emas Skala Kecil

27 April 2026
Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

3 Maret 2026

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

Bali Teratas Versi TripAdvisor, Masih Menjadi Magnet Pariwisata Dunia

Berpadu Merasakan Kehidupan Masyarakat Lokal di 8 Desa Wisata Indonesia

10 Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor, Bali Teratas

Manfaatkan Tulang Ikan Tuna, Mahasiswa UNG Raih Medali Perak Pekan Ilmiah Andalas 2025

Next Post
Aplikasi Digital untuk Nelayan Indonesia

Aplikasi Digital untuk Nelayan Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Ganda Venezuela M 7,5 dan M 7,2 Akibat Proses Interaksi Patahan yang Kompleks

PBB Bergerak Cepat Membantu Korban Gempa Venezuela

Gempa Dahsyat Beruntun M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, 164 Orang Tewas

Risiko Ranjau Laut di Selat Hormuz

Testimoni Seorang Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz

IMO Rencana Evakuasi Lebih Dari 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz

AmsiNews

REKOMENDASI

Peneliti BRIN Identifikasi 4 Jenis Tuna Komersial Melalui Model Distribusi Spasial

Kapal Kandas di Pelabuhan Ratu, Batu Bara Jatuh ke Laut

Selama 2023 BRIN Hasilkan 2388 Judul Riset

Hadapi Perubahan Iklim BMKG Tingkatkan Observasi Laut

221 Kapal Perang dan 37.334 Kapal Niaga Melintasi Selat Malaka

103 Menara Suar dan Rambu Suar Akan Dibangun dan Diganti

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.