Jumat, Mei 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Nelayan Pulau Tunda Didekati Pari Manta Oseanik 1,8 Meter

redaksi
4 Juni 2020
Kategori : Berita, Biota Eksotis, Konservasi
0
Nelayan Pulau Tunda Didekati Pari Manta Oseanik 1,8 Meter

Ilustrasi Pari manta. FOTO: SHAWN HEINRICHS/CONSERVATION.ORG

Darilaut – Nelayan Pulau Tunda, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, didekati pari manta oseanik dengan lebar tubuh mencapai 1,8 meter, Minggu (31/5). Pari manta oseanik (Mobula birostris) ini terlihat dalam kondisi lemas dan diangkat ke kapal kecil yang digunakan untuk menangkap ikan.

Manta oseanik ini kemudian dibawa ke Pulau Tunda. Pulau ini terletak di Laut Jawa, di sebelah utara Teluk Banten.

Berdasarkan catatan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), setelah berada di pantai, pemandu wisata di Pulau Tunda, Aimanudin, melihat pari manta tersebut. Aimanudin dan tim kemudian menghampiri nelayan dan langsung melakukan pengecekan kondisi pari manta tersebut.

Kondisi manta oseanik ini masih dalam keadaan hidup. Secara fisik, tampak dari luar, terdapat luka memar di bagian mata sebelah kiri dan mulut bagian luar.

Aimanudin bersama tim kemudian meminta nelayan untuk segera melepaskan kembali dan menggiring pari manta tersebut berenang hingga ke tengah laut.

Ikan pari (rays) termasuk dalam ikan yang bertulang rawan. Pari memiliki banyak keragaman, yang terbagi dalam 13 famili dan 560 jenis. Untuk pari manta, dikenal ada 2 jenis.

Pada mulanya, hanya dikenal satu spesies untuk penyebutan pari manta. Setelah dilakukan penelitian, ternyata ada perbedaan. Pembagian pari manta ini mulai berlaku pada 2009, yakni Manta Karang (Manta alfredi) dan Manta Oceanik (Mobula birostris).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BantenKKPNusa Tenggara TimurPari MantaRaja Ampat
Bagikan8Tweet3KirimKirim
Previous Post

Perlindungan Awak Kapal Perikanan Melalui Pembenahan Perekrutan dan Penggajian

Next Post

Awal Juni, Cakalang Masih Mendominasi Hasil Tangkapan di Bitung

Postingan Terkait

60 Ribu Benih Ikan Dilepas di Sungai Poigar dan Mondaton Kabupaten Bolaang Mongondow

60 Ribu Benih Ikan Dilepas di Sungai Poigar dan Mondaton Kabupaten Bolaang Mongondow

1 Mei 2026
Krisis Selat Hormuz, PBB: Pembersihan Ranjau Darat Saja Sulit Apalagi di Laut

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

1 Mei 2026

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Next Post
Perikanan Cakalang Mendominasi Tangkapan di Bitung

Awal Juni, Cakalang Masih Mendominasi Hasil Tangkapan di Bitung

Komentar tentang post

TERBARU

60 Ribu Benih Ikan Dilepas di Sungai Poigar dan Mondaton Kabupaten Bolaang Mongondow

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia, Orang Rimba dalam Pusaran Perubahan Iklim

Mangrove Penyerap Karbon Paling Efektif

FMIPA UNG Bahas Dinamika Iklim Global dan Dampaknya di Gorontalo

Sinyal Ciri Khas La Nina Lemah di Pasifik Khatulistiwa

Kapal KM Bali Permai 169 Hilang Kontak di Samudera Hindia

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Komitmen Mempercepat Penurunan Risiko Stunting

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.