Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Cara Melacak Hiu pada Produk Kosmetik dan Makanan Hewan

redaksi
9 Maret 2022
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi, Konservasi
0
Cara Melacak Hiu pada Produk Kosmetik dan Makanan Hewan

Hiu martil (hammerhead shark). FOTO: RICHARD HERRMANN/NOAA FISHERIES

Darilaut – Selama ini ratusan jenis hiu dilaporkan hanya sebagai korban tangkapan sampingan dalam bisnis perikanan.

Hiu yang ditangkap kebanyakan untuk diambil sirip dan hati yang mengandung minyak. Kondisi hasil tangkapan sampingan, pengambilan sirip dan minyak hati telah berkontribusi pada penurunan populasi hiu.

Sejak tahun 1970 populasi hiu terus menurun tajam, hingga 71%. Sejalan dengan itu, tiga perempat dari semua spesies hiu samudera sekarang dianggap berisiko punah secara global.

Ternyata, spesies hiu juga digunakan sebagai produk kosmetik dan makanan hewan peliharaan yang dijual bebas di Singapura.

Untuk melacak spesies hiu di dalam kemasan makanan hewan peliharaan dan prosuk kosmetik, peneliti dari Universitas Nasional Singapura Ian French dan Benjamin J. Wainwright mengunakan metode DNA Barcoding (kode batang).

Penelitian ini secara total dengan bahan 45 produk makanan hewan peliharaan yang berbeda. Makanan hewan tersebut dibeli dari 16 merek berbeda di Singapura.

Sebagian besar produk menggunakan istilah umum “fish” ikan, “ocean fish,” ikan laut, “white fish,” ikan putih dan “white bait” atau umpan putih.

Terdapat pula produk yang mencantumkan “tuna” atau “salmon”, tetapi yang lain tidak menunjukkan ikan apa pun sebagai bahan.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: DNA BarcodingHiu MartilIUCNSingapura
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Makanan Hewan yang Dijual di Singapura Berasal dari Hiu

Next Post

Minggu Pertama Maret, Empat Insiden Perampokan Laut di Nongsa Point, Batam

Postingan Terkait

BMKG: Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

20 April 2026
Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Next Post
Minggu Pertama Maret, Empat Insiden Perampokan Laut di Nongsa Point, Batam

Minggu Pertama Maret, Empat Insiden Perampokan Laut di Nongsa Point, Batam

Komentar tentang post

TERBARU

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

AmsiNews

REKOMENDASI

Road to IDC AMSI 2021 Siap Digelar di 8 Wilayah

Covid-19 di Indonesia, Pakar UGM Prediksi Berakhir Mei

Korea-Indonesia MTCRC Perluas Kerja Sama Teknologi Kelautan dengan Unhas

Badai Besar Lee Mendekati Puerto Rico Membawa Gelombang yang Berbahaya

Cegah Virus Corona, Akses ke Kepulauan Seribu Dibatasi

Kapal Tanjung Burang Kandas di Karang Tubu Kepulauan Riau, Semua Penumpang Selamat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.