Kamis, Juli 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca

Prihatin Penderitaan Paus Orca, Restoran Hilangkan Menu Salmon Chinook

redaksi
12 September 2018
Kategori : Orca
0
Prihatin Penderitaan Paus Orca, Restoran Hilangkan Menu Salmon Chinook

J35/Tahlequah membawa bayinya yang sudah meninggal. FOTO: MICHAEL WEISS / CENTER FOR WHALE RESEARCH

LANGKAH bijak dilakukan pemilik restoran di Seattle, Amerika Serikat. Beberapa restoran yang populer di sana, telah menghilangkan menu favorit ikan Salmon Chinook. Seperti restoran Vine and Spoon dan Alchemy di West Seattle.

Akhir Agustus lalu, restoran ini tidak lagi melayani sajian makanan favorit paus orca itu. Keprihatinan ini setelah melihat kondisi paus orca J-35 biasa dipanggi Tahlequah yang berduka atas kematian anaknya.

Sementara paus orca J-50 dikenal sebagai Scarlet, lahir pada Desember 2014, dalam keadaan kurus dan sakit karena kekurangan makanan.

Direktur Pemasaran Vine and Spoon, Matt Mead mengatakan, keadaan para orca saat ini begitu tragis, sehingga penting untuk mempertahankan sumber makanan mereka. Untuk membantu lingkungan, ikan salmon chinook dihilangkan dari menu restoran.

Salmon Chinook termasuk salah satu mangsa utama paus orca di sana. Dalam beberapa tahun terakhir, populasi Chinook terus berkurang.

Berikut ini, kondisi paus orca J35/Tahlequah:

24 Juli: J35 melahirkan anak betina. Anaknya mati sekitar setengah jam setelah lahir. J35 membawa anaknya yang mati.

Minggu 27 Juli: Para ahli biologi mengamati J35. Mereka prihatin dengan kesehatannya.

8 Agustus: J35 membawa anaknya yang mati. Sudah hampir dua minggu sejak dilahirkan.

10 Agustus: Tim melihat J35/Tahlequah dengan pod J di perairan Kanada.

11 Agustus: Tahlequah tidak lagi membawa anaknya dan dalam kondisi baik.

Kondisi paus orca J50/Scarlet:

2 Agustus: Para ahli menilai kondisi kesehatan J50.

9 Agustus: J Pod berada di perairan Kanada dan menuju ke perairan AS dekat Pulau San Juan. Meskipun sangat

kurus dan kecil, J50 tetap dengan ibu dan saudara kandungnya.

10 Agustus: J pod pindah ke perairan Kanada. Tim melihat J50 berulang kali menyelam.

11 Agustus: Tim mengawasi J50 yang berinteraksi dengan anggota J pod lainnya. Sampel tinja dikumpulkan.

17 Agustus: Hasil tes pengujian dari sampel yang dikumpulkan dari J50 terdapat parasit nematoda. Umumnya parasit ini ditemukan pada paus pembunuh dan mamalia laut lainnya. Cacing ini biasanya bukan masalah pada hewan yang sehat. Namun, pada hewan yang kurus, parasit dapat menembus lapisan lambung, dapat membawa infeksi bakteri ke aliran darah atau membebani organ dalam.

4 September: Ahli biologi mengamati dan mencatat J50 sangat aktif dan terlibat dengan J Pod lainnya, meski kondisinya sangat kurus. J50 tetap dekat dengan ibunya, J16. Dokter hewan Dr Martin Haulena dari Aquarium Vancouver memberikan J50 dosis antibiotik dengan menggunakan anak panah.

6 September: Tim mengambil sampel tinja dari kelompok kecil paus J Pod, termasuk J50. Berdasarkan analisis genetik, sampel ini menunjukkan adanya cacing parasit.

8 September: J50 terlihat tertinggal setengah mil hingga satu mil di belakang anggota kelompok keluarganya yang lain. Kondisi tubuhnya tidak membaik. Dia kehilangan berat badan dan terlihat sangat kurus.*

Sumber: komonews.com dan fisheries.noaa.gov

 

Tags: NOAA Fisheriespaus orca
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Pembantaian Mamalia Laut Masih Berlanjut di Kepulauan Faroe

Next Post

Hampir Setiap Bulan Mamalia Laut Terdampar

Postingan Terkait

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

29 Juli 2026
Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

17 Juli 2026

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post
Hampir Setiap Bulan Mamalia Laut Terdampar

Hampir Setiap Bulan Mamalia Laut Terdampar

Komentar tentang post

TERBARU

Hari Anti Perdagangan Manusia Sedunia, PBB: Operasi Penipuan Online Rugikan Jutaan Orang

IOM Memperingatkan Jaringan Perdagangan Manusia Berkembang Pesat Melalui Penipuan Online

Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Mahasiswa KKN UNG Luncurkan SIGAP KIA

UNG Kukuhkan Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Khanun Mendarat Pagi Ini di Semenanjung Korea

Kaleidoskop 2025: Badai Siklon Senyar yang Mematikan di Sumatra

Ini Dampak Tidak Langsung Siklon Tropis Etau di Dekat Laut Natuna Utara

Bangunan di Kepulauan Talaud Mengikuti Kaidah Tahan Gempa

KSDA Sulawesi Tengah dan Riau Tangani Kemunculan Buaya

Tol Laut dan Kapal Perintis di Maluku dan Maluku Utara Dievaluasi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.