Senin, September 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kondisi Cuaca Penting Bagi Nelayan Saat Melaut

redaksi
28 Juli 2022
Kategori : Berita
0
BMKG Ingatkan Nelayan Potensi Cuaca Ekstrem di Pesisir Selatan Jawa

Nelayan Cilacap di pesisir selatan Jawa Tengah. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Mengetahui kondisi cuaca sangat penting bagi nelayan tangkap agar dapat melaut dengan aman dan tenang dengan hasil yang lebih optimal.

Untuk itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengajak nelayan di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, memanfaatkan teknologi dan informasi cuaca maritim yang dikeluarkan oleh BMKG ketika melaut.

Dwikorita mengatakan dengan teknologi yang dimiliki BMKG saat ini, nelayan bisa membuat perencanaan sebelum melaut, melihat kondisi gelombang, dan kondisi arus. Nanti dilatih untuk mendeteksi zona mana yang penuh ikan (fishing dome), sehingga bisa langsung ke sasaran untuk “tangkap ikan” bukan “mencari ikan”.

Hal ini disampaikan Dwikorita saat membuka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di Aula Diklat Praja Cilacap, Selasa (26/7).

Kondisi cuaca bagi nelayan tangkap maupun budidaya sangat penting untuk mendukung kegiatan nelayan. Melalui aplikasi infoBMKG yang didesain untuk mengetahui berbagai informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika tersebut, nelayan dapat memutuskan apakah akan melaut atau tidak.

Termasuk, mempersiapkan kebutuhan apa saja ketika melaut untuk mengantisipasi perubahan cuaca.

Selain itu, kata Dwikorita, para nelayan juga bisa mengunakan sistem informasi cuaca maritim interaktif melalui aplikasi Indonesian Weather Information for Shipping (INA-WIS), untuk mewaspadai terjadinya ancaman gelombang tinggi.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BMKGCilacapNelayanPerikanan budidayaPerikanan Tangkap
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Bangkai Hiu Paus Terapung di Sungai Bogowonto Yogyakarta

Next Post

Sapto Anggoro: Ada 19 Pasal Berpotensi Menjadi Ancaman Kemerdekaan Pers

Postingan Terkait

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

21 September 2026
Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Topan Dujuan Berada di Dekat Osaka dan Tokyo

21 September 2026

Cara Pemulihan Mangrove Berbasis Sains di Kenya, Kosta Rika, Benin, dan Vietnam

Sinyal Galileo Verifikasi Jamming dan Spoofing

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

Proses Kasus Bom Ikan di Kepulauan Kapoposang Berlanjut ke Kejaksaan

Kementerian Pariwisata Meminta Aparat Mengusut Semua Pihak yang Terlibat Perburuan Penyu di Raja Ampat

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

Next Post
Sapto Anggoro: Ada 19 Pasal Berpotensi Menjadi Ancaman Kemerdekaan Pers

Sapto Anggoro: Ada 19 Pasal Berpotensi Menjadi Ancaman Kemerdekaan Pers

Komentar tentang post

TERBARU

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

Topan Dujuan Berada di Dekat Osaka dan Tokyo

Cara Pemulihan Mangrove Berbasis Sains di Kenya, Kosta Rika, Benin, dan Vietnam

Sinyal Galileo Verifikasi Jamming dan Spoofing

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

Proses Kasus Bom Ikan di Kepulauan Kapoposang Berlanjut ke Kejaksaan

AmsiNews

REKOMENDASI

Banyak Masalah Awak Kapal Perikanan Indonesia yang Kerja di Luar Negeri

Tuna Sirip Biru 212 Kilogram Terjual Rp 4 Miliar

Model Kelembagaan Nelayan Untuk Keberlanjutan Ikan Nike di Perairan Gorontalo

Melihat Perairan Indonesia dari Atlantik Utara

Badai Tropis Hagupit Berada di Utara Papua

Intensitas Badai Siklon Biparjoy Meningkat di Laut Arab

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.