Jumat, Juni 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Indonesia Kembangkan Teknologi Deteksi Tsunami Berbasis Sensor

redaksi
19 Agustus 2022
Kategori : Berita
0
Laut Bukan Tempat Buangan Limbah Tambang

Ilustrasi laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Telah banyak teknologi yang mendukung sistem peringatan dini tsunami di Indonesia (Indonesia Tsunami Early Warning System). Salah satunya adalah sistem deteksi dengan berbasiskan Kabel Fiber Optik sebagai teknologi terkini pendeteksi tsunami.

Pusat Riset Elektronika – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang mengembangkan sebuah riset yang dinamakan Ina-CBT (Indonesia Cable-Based Tsunameter) atau teknologi deteksi tsunami berbasiskan sensor di dasar laut dalam. Sensor ini terhubung dengan landing-station di pantai melalui kabel fiber-optik.

Michael Andreas Purwoadi, peneliti ahli utama dari riset ini menjelaskan bahwa Ina-CBT ini sebagai pendeteksi tsunami dengan mengukur tekanan air yang lewat di atasnya.

Pendeteksi gelombang tsunami dengan menggunakan kabel fiber optik bawah laut merupakan sebuah penyempurnaan dari teknologi pendeteksi tsunami sebelumnya yaitu pendeteksi dengan menggunakan teknologi buoy.

Kabel fiber optik yang dipasang, memungkinkan peletakan sensor hingga jarak sampai puluhan kilometer bahkan ratusan kilometer dari pantai. Melalui kabel tersebut, tidak hanya mengirimkan data hasil deteksi tetapi juga mengirimkan energi listrik yang dibutuhkan untuk beroperasinya sensor tersebut.

Sistem seperti ini bisa mempunyai lifetime sangat lama karena tidak lagi tergantung pada baterai yang biasanya diletakkan di sensor di dasar laut. Karena menggunakan transmisi optik, data yang dikirimkan bisa lebih banyak dan cepat.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BMKGBRINIna-CBTInaBuoyMitigasi BencanaPeringatan Tsunamitsunami
Bagikan5Tweet2KirimKirim
Previous Post

Kekeringan Memburuk di Eropa, Muncul Peringatan “Hungersteine” atau “Batu Kelaparan”

Next Post

Ini Bukti Virus SARS-CoV-2 Menginfeksi Sel Astrosit di Otak

Postingan Terkait

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

19 Juni 2026
Korban Tewas Gempa Sarangani di Mindanao Meningkat Menjadi 37 Orang

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

19 Juni 2026

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Next Post
Ini Bukti Virus SARS-CoV-2 Menginfeksi Sel Astrosit di Otak

Ini Bukti Virus SARS-CoV-2 Menginfeksi Sel Astrosit di Otak

Komentar tentang post

TERBARU

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Ciri Genetik Burung Maleo

Jumlah Stunting di Kota Gorontalo Berkurang

Penyakit Baru Beredar Karena Interaksi Manusia dengan Hewan

Dulu, Telur Maleo Dijadikan Sebagai Cenderamata

Transparansi Perikanan, Menteri Susi Ajak Negara di Dunia Buka Data VMS

KKP Lepas 937.200 Benih Lobster dan 75.000 Benih Sidat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.