Jumat, Oktober 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Prosesi Buka Sasi di Raja Ampat

ARSUL LATUL RAHMAN

redaksi
27 Oktober 2018
Kategori : Konservasi
0
sasi

Proses buka sasi di Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, Sabtu (20/10). FOTO: ARSUL LATUL RAHMAN

Waisai – Setahun ditutup, prosesi buka sasi berlangsung di kampung Awat distrik Kofiau, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Lokasi ini berada di Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Kofiau.

Sasi hasil laut di kampung Awat inisiatif pemuka agama dan masyarakat adat. Sasi ini didukung pemerintah daerah melalui Unit Pelayanan Teknis Daerah Badan Layanan Unit Daerah (UPTD-BLUD) dan The Nature Conservancy (TNC) Raja Ampat.

Menurut manajer program TNC Raja Ampat, Lucky Rumetna, sasi di KKPD Kofiau diinisiasi masyarakat adat dan tokoh agama, didukung oleh Pemda dan TNC. Tujuan sasi untuk ekologi, ekonomi dan budaya.

Sasi ekologi, dengan menjaga kelestarian alam dan keanekaragaman hayati Raja Ampat. Ekonomi, untuk peningkatan pendapatan masyarakat dalam memanfaatkan alam laut Raja Ampat.

“Budaya adalah adat dan warisan para leluhur yang harus dilestarikan untuk anak cucu,” kata Lucky.

Prosesi buka sasi diawali dengan doa pemberkatan oleh pendeta Katutung. Dilanjutkan tiga tokoh adat Kofiau memimpin rombongan masyarakat adat menuju lokasi sasi.

Ketiga tokoh adat ini masing-masing, Eliya Ambrauw, Abner Watem dan Nelwan Watem. Dalam prosesi ini dilakukan penyerahan kakes atau sesaji kepada para leluhur.

Lokasi sasi di perairan kampung Awat memiliki luas kurang lebih satu kilometer persegi. Selain masyarakat adat, terdapat wisatawan yang menyaksikan prosesi buka sasi tersebut. Kehadiran wisatawan telah diperkenankan tetua adat.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Papua BaratRaja AmpatSasi
Bagikan14Tweet9KirimKirim
Previous Post

Open Data dan Digitalisasi di Kementerian Kelautan Perikanan

Next Post

Konkit, Murah dan Ramah Lingkungan

Postingan Terkait

Mengurai Karbon Biru di Ekosistem Mangrove dan Lamun

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

20 September 2026
Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

16 September 2026

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Next Post
Konkit

Konkit, Murah dan Ramah Lingkungan

Komentar tentang post

TERBARU

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Majelis Lingkungan PBB: Polusi Plastik Telah Berkembang Jadi Epidemi

Mengelola Risiko Ancaman Biologis

Penyu Hijau Dilepas ke Laut

2018, Nilai Produksi Perikanan Tangkap Capai Rp 210,7 Triliun

TNI Angkatan Laut Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi

Ada La Nina di Bulan Januari, Dunia Tetap Panas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.