Selasa, September 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perampasan Ruang Laut dan Pesisir Mengancam Keberlanjutan Ekologis

redaksi
26 Mei 2025
Kategori : Berita
0
Ruang Hidup Masyarakat Pesisir Direbut Kekuatan Besar

Teluk Manado dari pantai Manado Utara. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Praktik perampasan ruang laut dan pesisir yang terjadi beberapa dekade terakhir bukan hanya mnghilangkan akses nelayan terhadap laut sebagai sumber penghidupan.

“Praktik-praktik tersebut menggambarkan pola perebutan ruang hidup yang mengorbankan masyarakat pesisir dan mengancam keberlanjutan ekologis,” kata Plt. Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengatahuan Sosial dan Humaniora Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Yan Riato, saat peluncuran buku “Merampas Laut, Merampas Hidup Nelayan” Kamis (15/5).

Kegiatan ini diselenggarakan BRIN bekerja sama dengan Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI), The Samdhana Institute, dan Asosiasi Antropolog Indonesia (AAI).

Buku ini diluncurkan sebagai bagian upaya mendokumentasikan dan mengkritisi praktik perampasan ruang laut dan pesisir, yang kian mengancam kehidupan nelayan dan masyarakat pesisir.

Tidak sekadar hasil riset akademik, buku ini hadir sebagai medium untuk mendengar langsung suara-suara dari lapangan, cerita tentang hilangnya akses nelayan terhadap laut sebagai sumber penghidupan, dan bagaimana ketidakadilan kerap luput dari narasi besar pembangunan nasional.

Menurut Yan, buku ini memberikan refleksi mendalam dan jujur atas praktik coastal and marine grabbing—perampasan wilayah pesisir dan laut oleh kekuatan besar yang sering kali dilegitimasi oleh kebijakan negara.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: BRINCoastal and Marine GrabbingPerampasan Ruang LautYan Rianto
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Ruang Hidup Masyarakat Pesisir Direbut Kekuatan Besar

Next Post

Hidup Selaras dengan Alam

Postingan Terkait

Penyelundupan 3.000 kg Sianida Asal Filipina di Gorontalo Digagalkan TNI Angkatan Laut

Penyelundupan 3.000 kg Sianida Asal Filipina di Gorontalo Digagalkan TNI Angkatan Laut

22 September 2026
Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

Awal Musim Hujan Mengalami Kemunduran, Puncaknya Bulan Desember dan Januari-Februari 2027

22 September 2026

Kemarau Masih Panjang, El Niño dan Indian Ocean Dipole Perparah Kekeringan

Temuan Utama Bencana Geologis Himalaya, Kenaikan Suhu yang Cepat Perparah Kerusakan

Analisis Rangkaian Bencana Geologis Himalaya yang Menghantam Nepal

Para Pemimpin Muda Menyerukan Tindakan Nyata untuk Pembangunan Berkelanjutan

Topan Dujuan Telah Menjauh dari Jepang

Mengapa Mahkamah Konstitusi Menyidangkan PHPU Pilpres 2024 tahun 2026?

Next Post
Hari Keanekaragaman Hayati dan Penyu di Pantai Manado Utara

Hidup Selaras dengan Alam

TERBARU

Penyelundupan 3.000 kg Sianida Asal Filipina di Gorontalo Digagalkan TNI Angkatan Laut

UNG dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Bahas Kerja Sama Strategis

Awal Musim Hujan Mengalami Kemunduran, Puncaknya Bulan Desember dan Januari-Februari 2027

Kemarau Masih Panjang, El Niño dan Indian Ocean Dipole Perparah Kekeringan

Temuan Utama Bencana Geologis Himalaya, Kenaikan Suhu yang Cepat Perparah Kerusakan

Analisis Rangkaian Bencana Geologis Himalaya yang Menghantam Nepal

AmsiNews

REKOMENDASI

Riset Herbal Indonesia untuk Anti Virus Covid-19

Kekuatan Topan Hinnamnor Berkurang Menjadi Ekstrem dan Ekstra-tropis

Cara Pemulihan Mangrove Berbasis Sains di Kenya, Kosta Rika, Benin, dan Vietnam

Kesejahteraan Nelayan dan Kontribusi Pajak Sektor Perikanan

WPP 715 Tertinggi Persentase Kawasan Konservasi Laut di Indonesia

2022, Kemenhub Targetkan Inaportnet Ada di 25 Pelabuhan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.