Minggu, Juni 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Halong Terbentuk di Selatan Kepulauan Ogasawara Jepang

redaksi
6 Oktober 2025
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Halong Terbentuk di Selatan Kepulauan Ogasawara Jepang

Perkiraan trek lintasan Badai Tropis Halong di timur Pulau Iwo To (Iwo Jima), pada Senin (6/10). GAMBAR: JMA

Darilaut – Badai Tropis (Tropical Storm) Halong terbentuk di selatan Kepulauan Ogasawara Jepang, yang terletak di selatan tenggara Tokyo.

Sistem ini diperkirakan akan menguat menjadi Badai Tropis Parah (Severe Tropical Storm) pada Senin (6/10), dan kategori topan (typhoon). 

Halong topan nomor 22 Jepang diprediksi akan mengarah ke barat laut, utara barat laut, utara dan berbelok ke utara timur laut. Halong saat ini berada di timur Pulau Iwo To (Iwo Jima).

Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), Halong bergerak lambat ke barat laut. Tekanan udara pada pusatnya 994hPa (hektopaskal).

Kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 23 meter per detik (45 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 35 meter per detik (65 knot).

Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di tenggara 330 km (180 NM) dan barat-laut 220 km (120 NM), kata JMA.

Halong telah bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 6 km per jam (3 knot) selama 6 jam terakhir.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 6,7 meter (22 kaki), kata JTWC.

Halong diperkirakan akan meningkatkan kecepatan lintasannya selama 12 jam ke depan dan mulai bergerak ke arah barat laut.

Mengenai intensitas, Halong diperkirakan akan meningkat pesat selama 12 jam ke depan (55 knot) dan selama 2 hari ke depan (100 knot).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Iwo JimaJMAJTWCKepulauan OgasawaraTopan Halong
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

YKAN Dorong Ekonomi Biru Melalui Program Koralestari di Kabupaten Lingga

Next Post

Topan Bulan September Rekor Sejak 1964, Membuat Hong Kong Terasa Lebih Panas

Postingan Terkait

Pemerintah Sediakan Bantuan Bagi Warga yang Rumahnya Rusak Akibat Gempa Sulawesi Tengah

Pemerintah Sediakan Bantuan Bagi Warga yang Rumahnya Rusak Akibat Gempa Sulawesi Tengah

20 Juni 2026
Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Rumah Rusak Akibat Gempa Sulawesi Tengah 2215 Unit

20 Juni 2026

KKN Kolaboratif UNG – UGM Angkat Potensi Lokal

Badai Tropis Mekkhala Terbentuk di Laut Filipina

Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Boalemo

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Tetap Ada

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

Next Post
Observatorium Hong Kong Keluarkan Sinyal Angin Kencang, Jangan Keluar Rumah

Topan Bulan September Rekor Sejak 1964, Membuat Hong Kong Terasa Lebih Panas

TERBARU

Pemerintah Sediakan Bantuan Bagi Warga yang Rumahnya Rusak Akibat Gempa Sulawesi Tengah

Rumah Rusak Akibat Gempa Sulawesi Tengah 2215 Unit

KKN Kolaboratif UNG – UGM Angkat Potensi Lokal

Badai Tropis Mekkhala Terbentuk di Laut Filipina

Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Boalemo

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Tetap Ada

AmsiNews

REKOMENDASI

Melissa Badai Atlantik Terkuat yang Menghancurkan Jamaika dan Kepulauan Karibia, Sedikitnya 50 Orang Tewas

Mahasiswa UNG Raih Emas di SEA Games 2023

World No Tobacco Day, Penanaman Tembakau Memperburuk Kerawanan Pangan

DPRD Kota Gorontalo Tetapkan 6 Perda, Salah Satunya Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau

Tekanan Terhadap Lautan Makin Parah: Perusakan Habitat, Over Fishing dan Polusi

Yayasan Konservasi Kaji Restorasi Ekosistem Mangrove di Riau

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.