Senin, Juni 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Insiden Terhadap Kapal Meningkat, ReCAAP ISC: Ini Area yang Perlu Diperhatikan Pelaut

redaksi
30 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Insiden Terhadap Kapal Meningkat, ReCAAP ISC: Ini Area yang Perlu Diperhatikan Pelaut

GAMBAR: ReCAAP ISC

Darilaut – Situasi di Selat Malaka dan Singapura (SOMS) menunjukkan peningkatan insiden kapal yang signifikan.

ReCAAP ISC (Regional Cooperation Agreement on Combating Piracy and Armed Robbery against Ships in Asia – Information Sharing Centre) mencatat total 132 insiden yang dilaporkan selama Januari – Desember 2025.

Dalam laporan tahunan ReCAAP ISC atau Pusat Berbagi Informasi – Perjanjian Kerja Sama Regional tentang Pemberantasan Pembajakan dan Perampokan Bersenjata terhadap Kapal di Asia, situasi di di Selat Malaka dan Singapura mencakup 82% dari insiden yang dilaporkan di Asia dan tetap menjadi area utama yang perlu diperhatikan.

Meskipun situasi di Selat Malaka dan Singapura membaik pada kuartal ke-4, jumlah insiden secara keseluruhan di Asia selama Januari hingga Desember 2025 (132 insiden) merupakan peningkatan yang substansial dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024, ketika 107 insiden dilaporkan.

Dari 108 insiden di di Selat Malaka dan Singapura, 104 insiden terjadi di jalur arah timur dari Skema Pemisahan Lalu Lintas (TSS), dua insiden di jalur arah barat dari TSS, dan dua insiden di area pencegahan TSS. Yang perlu diperhatikan, konsentrasi insiden yang tinggi di Selat Phillip merupakan hal yang perlu diperhatikan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Laut Cina SelatanPerampokan di LautReCAAP ISCSelat MalakaSelat Singapura
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Insiden Pembajakan dan Perampokan Kapal Tahun 2025 Meningkat, Terbanyak di Selat Malaka dan Singapura

Next Post

PBB Menobatkan 20 Kota Terpilih di Dunia Menuju Nol Limbah, Salah Satunya Kuala Lumpur Malaysia

Postingan Terkait

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

29 Juni 2026
UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

29 Juni 2026

Bibit Siklon Tropis 96W Terletak di Utara Timur Laut Morotai

Temuan Ikan Purba Raja Laut di Perairan Pulau Siladen Penting Bagi Konservasi Coelacanth di Indonesia

Gempa Dahsyat Venezuela, 1.430 Orang Tewas dan 3.238 Terluka, Kerugian Ditaksir $6,7 miliar

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Next Post
PBB Menobatkan 20 Kota Terpilih di Dunia Menuju Nol Limbah, Salah Satunya Kuala Lumpur Malaysia

PBB Menobatkan 20 Kota Terpilih di Dunia Menuju Nol Limbah, Salah Satunya Kuala Lumpur Malaysia

TERBARU

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

Bibit Siklon Tropis 96W Terletak di Utara Timur Laut Morotai

Temuan Ikan Purba Raja Laut di Perairan Pulau Siladen Penting Bagi Konservasi Coelacanth di Indonesia

Gempa Dahsyat Venezuela, 1.430 Orang Tewas dan 3.238 Terluka, Kerugian Ditaksir $6,7 miliar

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

2016 – Maret 2019, Temuan Penyelewengan BBM Bersubdisi Rp 72,6 Miliar

Badai Tropis Nalgae Mempengaruhi Hampir 1 Juta Warga Filipina

Pameran Sangkut Paut Perkuat Ekosistem Seni di Gorontalo

WHO: Percepat Melindungi Kesehatan Manusia dan Memerangi Krisis Iklim

AMSI-Parekraf Himpun Bantuan untuk Korban Gempa di Sulawesi Barat

Presiden Kunjungi Lokasi Bencana Tsunami di Pandeglang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.