Senin, Agustus 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

KNKT Diminta Segera Buat Laporan Rinci Musibah KM Lestari Maju

redaksi
5 Juli 2018
Kategori : Berita
0
Musibah KM Lestari Maju yang Tenggelam di Perairan Selayar

Kapal Motor Lestari Maju dikaramkan di perairan Selayar. FOTO: DOK. ISTIMEWA

Selayar – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) untuk segera membuat laporan secara rinci musibah Kapal Motor Lestari Maju di perairan Selayar, Sulawesi Selatan.

Kepada Ketua KNKT, Menhub memerintahkan untuk meneliti dan mengevaluasi penyebab kecelakaan. Selain itu Menhub juga mengharapkan rekomendasi dari KNKT baik itu rekomendasi sifatnya teknis terhadap prasarana dan sarana dan juga rekomendasi tata laksana.

Menhub berharap dari kejadian yang tidak diinginkan ini dapat dijadikan bahan evaluasi guna melakukan perbaikan ke depannya agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Tenggelamnya (karam) kapal ini, akan dijadikan momentum untuk perbaikan diseluruh sektor moda transportasi khususnya laut. Karena pada dasarnya ada rule standar yang harus dilakukan.

“Pertama adalah prasarana, kedua tata laksana dan ketiga adalah sarana itu sendiri. Harus ada suatu klarifikasi check and recheck yang akan dilakukan setahun dua kali,” ujar Menhub.

Budi mengatakan sarananya harus ada klarifikasi check dan rampcheck. Check itu dilakukan setiap tahun dua kali, sedangkan Rampcheck itu, dilakukan saat Lebaran.

“Tata laksana saya pikir standar. Harus ada manifest jumlahnya harus sama. Saya berterimakasih, life jacket mencukupi, sudah terjadi suatu mekanisme keselamatan saat mereka karam,” kata Budi.

Terkait keberadaan manifest penumpang, Menhub meminta Polri meneliti tentang keberadaan manifest dan berapa jumlahnya. Dari data-data rekomendasi Polri ini merupakan tahap awal yang akan digunakan untuk memberikan santunan kepada korban. Menhub mengakui dalam kegiatan penyeberangan, rawan terhadap kelebihan kapasitas penumpang.

Hal-hal seperti ini sudah disampaikan kepada syahbandar di Makassar. Namun demikian, ini menjadi bahan evaluasi. Menhub akan kembali memanggil semua syahbandar dan memberikan pendidikan. “Saya akan menindak tegas apabila tim saya tidak menuruti tata cara yang ada,” ujarnya.

Menhub Budi mengecek langsung lokasi kecelakaan, kemarin Rabu (4/7), di desa Ba’dilang Kabupaten Selayar bersama Bupati Selayar M Basli Ali, Dirjen Perhubungan Laut Agus Purnomo dan Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.

Dalam kesempatan tersebut, Menhub menyampaikan kepada masyarakat bahwa pihaknya bersama Basarnas akan secara maksimal melakukan evakuasi KM Lestari Maju. Selain lokasi kecelakaan, Menhub dan rombongan juga mengunjungi Pelabuhan Penyeberangan Pamatata, serta berkomunikasi dengan korban dan keluarga korban kecelakaan KM Lestari Maju.

“Saya ke sini untuk melihat sendiri kejadian ini dan kita akan menjadikan ini sebagai suatu arah untuk melakukan suatu perbaikan,” kata Budi.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Syariah Bank Pembangunan Daerah Sulselbar, Rosmala Arifin mengatakan uang tunai senilai Rp 30 miliar yang ikut tenggelam bersama KM Lestari Maju berhasil diselamatkan. Uang tunai tersebut berhasil dievakuasi pada dini hari tadi, Rabu (4/7).*

Tags: Kapal TenggelamMenhubSelayar
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Menhub Prihatin Musibah KM Lestari Maju

Next Post

Monaco, Australia dan Indonesia Ketua Bersama International Coral Reef Initiative

Postingan Terkait

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

24 Agustus 2026
Bantuan Gempa M 7,7 di NTT Jangkau Pulau Kecil Terjauh Kabupaten Sikka di Laut Flores

Bantuan Gempa M 7,7 di NTT Jangkau Pulau Kecil Terjauh Kabupaten Sikka di Laut Flores

24 Agustus 2026

Dukungan Bantuan Untuk Korban Gempa M 7,7 Laut Flores di Pulau Palue NTT

Selama 3 Hari Badai Tropis Narra Berada di Teluk Tonkin, Ribuan Orang Dievakuasi di Vietnam, 1 Meninggal

Tropical Storm Narra Lingers in the Gulf of Tonkin for Three Days

Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Magnitudo 7,7 di NTT 87 Orang, Pengungsi Lebih Dari 150 Ribu Jiwa

Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG Perkuat Pendampingan Mahasiswa

Gempa Bumi M 5,4 di Teluk Tomini Akibat Deformasi Batuan Dalam Lempeng, Mekanisme Pergerakan Naik

Next Post
Monaco, Australia dan Indonesia Ketua Bersama International Coral Reef Initiative

Monaco, Australia dan Indonesia Ketua Bersama International Coral Reef Initiative

Komentar tentang post

TERBARU

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

Bantuan Gempa M 7,7 di NTT Jangkau Pulau Kecil Terjauh Kabupaten Sikka di Laut Flores

Dukungan Bantuan Untuk Korban Gempa M 7,7 Laut Flores di Pulau Palue NTT

Selama 3 Hari Badai Tropis Narra Berada di Teluk Tonkin, Ribuan Orang Dievakuasi di Vietnam, 1 Meninggal

Tropical Storm Narra Lingers in the Gulf of Tonkin for Three Days

Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Magnitudo 7,7 di NTT 87 Orang, Pengungsi Lebih Dari 150 Ribu Jiwa

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa Tojo Una-Una, 500 Warga Mengungsi dan Puluhan Rumah Rusak

Tim Investigasi Rekomendasikan Sanksi Berat untuk Mapala Butaiyo Nusa

Bibit Siklon Tropis 90W Berkembang di Utara Biak Numfor

Indikator ENSO Cenderung Fase Hangat

Tim Gabungan Nekropsi Dua Dugong yang Ditemukan Mati di Kalimantan Barat

KLHK Melepas 65 Ekor Burung di Kawasan Angke Kapuk

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.