Jumat, September 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lumba-lumba Mati Terdampar di Nusa Dua

redaksi
14 Mei 2019
Kategori : Berita, Orca
0
Lumba-lumba Mati Terdampar di Nusa Dua

FOTO: BPSPL DENPASAR

SEEKOR lumba-lumba ditemukan dalam keadaan mati terdampar di Pantai Mengiat, Nusa Dua, Bali. Terdapat memar di sekitar kepala dan ada benjolan (kista) di paru-paru.

Informasi lumba-lumba terdampar ini disampaikan Polairud ke pihak ITDC dan diteruskan ke Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar.

Lumba-lumba ini ditemukan Kamis (9/5) pukul 07.14 Wita. BPSPL Denpasar kemudian mengirim tim respon cepat dan mengkomunikasikan dengan WWF dan Flying Vet (dokter hewan).

Pukul 10.15 Wita tim respon cepat BPSPL Denpasar tiba di lokasi. Tim melakukan pengukuran morfologi, serta identifikasi jenis lumba-lumba tersebut.

Tim BPSPL Denpasar juga melakukan diskusi dengan BKSDA, WWF dan pihak ITDC untuk penanganan lebih lanjut.

Lumba-lumba jenis Spotted Dolphin (Stenalla attenuate) tersebut, berjenis kelamin jantan. Memiliki panjang 2,45 meter, Lebar 0,55 meter dan diameter 1,1 meter.

Nekropsi dilakukan untuk mengetahui penyebab terdamparnya lumba-lumba tersebut dalam kondisi mati. Sampel lumba-lumba ini dibawa ke TCEC Serangan agar bisa disimpan di freezer agar tidak membusuk.

Pukul 15.00 Wita, tim dokter Flying Vet, Kedonganan vet dan FKH Unud didampingi BPSPL Denpasar, WWF Indonesia, serta TCEC Serangan melakukan nekropsi.

Kondisi lumba-lumba sangat kurus. Diduga penyebab kematian karena sakit. Hasil nekropsi menunjukan adanya memar di sekitar kepala, serta benjolan (kista) di paru-paru. Carcas lumba-lumba kemudian dikubur di halaman TCEC Serangan.*

Tags: BPSPLLumba-lumbaTerdampar
Bagikan28Tweet1KirimKirim
Previous Post

2018, Ekspor Indonesia ke Uni Eropa 445 juta USD

Next Post

Penting Pengelolaan Garam dari Hulu hingga Hilir

Postingan Terkait

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

18 September 2026
Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

18 September 2026

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

El Niño Sangat Kuat Bersamaan Dengan Musim Kemarau, Kondisi Atmosfer Indonesia Kering

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

Api Menghanguskan Zamrud Khatulistiwa Kepulauan Nusantara

Asia dan Afrika Paling Terdampak Bencana Air, Sungai mengering dengan Kondisi Tak Wajar

Next Post
Garam

Penting Pengelolaan Garam dari Hulu hingga Hilir

Komentar tentang post

TERBARU

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

El Niño Sangat Kuat Bersamaan Dengan Musim Kemarau, Kondisi Atmosfer Indonesia Kering

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 95W Berkembang di Laut Filipina, 96W di Mikronesia

Rantai Makanan dalam Ekosistem Mangrove di Pohuwato Tercemar Merkuri

Wisatawan Banyak Menjadi Korban Tsunami Selat Sunda

Tentang Mangrove

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Piagam Pa’jukukang untuk Berantas Illegal dan Destructive Fishing

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.