Kamis, April 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Indonesia Leader Penangkapan Tuna Satu per Satu di Dunia

redaksi
12 Juni 2019
Kategori : Berita, Laporan Khusus
0
Indonesia Leader Penangkapan Tuna Satu per Satu di Dunia

FOTO: DARILAUT.ID

DENGAN menggunakan perahu pelang dan motor tempel, setelah lebaran Idul Fitri, Anis Sengi bersama rekannya melaut ke tengah Teluk Tomini.

Di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 715 ini, Anis (57 tahun) nelayan asal Tanjung Keramat, Kota Gorontalo itu, melaut untuk menangkap tuna sirip kuning.

Perahu dengan bahan fiberglass dipadu dengan papan di bagian atas berlayar ke lokasi fishing ground (daerah penangkapan ikan) tuna selama sehari.

Untuk menangkap ikan ini, Anis yang sudah 40 tahun sebagai nelayan tuna, menggunakan pancing ulur dengan tali nilon (senar). Metode ramah lingkungan ini dikenal dengan sebutan penangkapan tuna satu per satu.

Selama dua hari berada di perairan Teluk Tomini, Anis dapat menangkap sebanyak enam ekor tuna sirip kuning. Senin (10/6) ikan tuna dengan berat masing-masing 37 kilo gram, 32, 30, 29, 28 dan 28 dibawa ke Tempat Pelelangan Ikan untuk diproses lebih lanjut.

Dari enam ikan tuna hasil tangkapan Anis tersebut, tiga masuk kategori grade A dan B, sedangkan tiga lainnya C.

Hasil penjualan tuna sirip kuning tersebut sedikitnya Rp 8,7 juta. Dipotong dengan operasional untuk membeli bahan bakar minyak, es balok dan keperluan lain sebesar Rp 1 juta, tersisa Rp 7,7 juta.

Inilah salah satu hasil pendapatan nelayan penangkap tuna satu per satu di Teluk Tomini, bagian dari the coral triangle, yang melaut selama 4 hari dengan menggunakan perahu jenis pelang. Ikan tuna sirip kuning segar ini selanjutnya dieskpor.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: AP2HInelayan tradisionalperikanan berkelanjutanperikanan tunateluk tomini
Bagikan45Tweet8KirimKirim
Previous Post

ISKINDO: Sektor Kelautan Terpukul Biaya Logistik Udara

Next Post

Tahun 1988 Harga Tuna Sirip Kuning Rp 600 Per Kilogram, Kini Rp 58 Ribu

Postingan Terkait

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

30 April 2026
Telah Ditemukan 21 Spesies Baru Kepiting di Hutan Mangrove Timika

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

30 April 2026

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Next Post
Tahun 1988 Harga Tuna Sirip Kuning Rp 600 Per Kilogram, Kini Rp 58 Ribu

Tahun 1988 Harga Tuna Sirip Kuning Rp 600 Per Kilogram, Kini Rp 58 Ribu

Komentar tentang post

TERBARU

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

AmsiNews

REKOMENDASI

Sebelum SPB Keluar, Kapal Indonesia untuk Pelayaran Internasional akan Diperiksa

Kapsul Lunak Dari Rumput Laut

Mengapa Jutaan Orang di Berbagai Negara Memperingati Hari Bumi?

Diskusi Trustworthy AMSI Jateng Gandeng Penyelenggara Pemilu dan Akademisi

Memerangi Islamofobia

Dunia Menyadari Kehidupan Sangat Bergantung dengan Alam

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.