Selasa, Maret 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

4% Tutupan Mangrove di Samudra Hindia Barat Hilang

redaksi
30 Juli 2022
Kategori : Berita
0
4% Tutupan Mangrove di Samudra Hindia Barat Hilang

Hutan mangrove di Samudra Hindia Barat. FOTO: WETLANDS.ORG

Darilaut – Selama 24 tahun terakhir, wilayah Samudra Hindia Barat atau Western Indian Ocean (WIO) telah kehilangan hampir sekitar 4% tutupan mangrove.

Saat ini wilayah Samudra Hindia Barat memiliki sekitar 745.518 ha mangrove yang tersisa, di mana 41% (302.735 ha) ada di Mozambik, 37% (277.567 ha) di Madagaskar, 15% (110.787 ha) di Tanzania dan 7% (54.430 ha) di Kenya.

Jasa ekosistem untuk perikanan dan pesisir perlindungan yang disediakan mangrove di Samudra Hindia Barat. Mata pencaharian 40 jutamasyarakat pesisir di wilayah tersebut bergantung pada sumberdaya mangrove.

Wilayah ini telah kehilangan 30.156 ha (3,9%) dari mangrovenya selama 24 tahun terakhir (1996-2020). Terutama karena ekstraksi kayu yang tidak berkelanjutan, pembukaan lahan untuk pertanian dan dampak topan dan banjir.

Informasi ini telah dipublikasi oleh WWF, IUCN dan Wetlands International dengan judul “The State of Mangrove in The Western Indian Ocean” tahun 2022.

Informasi paling andal dan terkini yang tersedia saat ini tentang luasan spasial dan perubahan terkini dalam distribusi mangrove di wilayah tersebut.

Ini adalah yang pertama dari serangkaian spin-off laporan The State of the Worlds Mangrove tahun 2021.

Publikasi komprehensif ini membuktikan bahwa upaya konservasi mangrove perlu ditingkatkan di wilayah tersebut. Di wilayah ini terdapat 40.900 ha untuk restorasi.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: MangroveRestorasi EkosistemSamudra Hindia
Bagikan8TweetKirimKirim
Previous Post

Banjir di Parigi Moutong Menewaskan 3 Warga dan 4 Hilang

Next Post

4 Korban Banjir di Parigi Moutong Masih Dalam Pencarian

Postingan Terkait

49 Peserta Pendidikan Profesi Ners UNG Peroleh Sertifikat Kementerian Kesehatan

49 Peserta Pendidikan Profesi Ners UNG Peroleh Sertifikat Kementerian Kesehatan

17 Maret 2026
Seperti Apa Daging Tuna Sirip Biru Hasil Tangkapan Nelayan Bongo, Gorontalo

Seperti Apa Daging Tuna Sirip Biru Hasil Tangkapan Nelayan Bongo, Gorontalo

16 Maret 2026

Islam Memberi Perhatian Terhadap Kelestarian Alam

Quraish Shihab Menyoroti Kerusakan Lingkungan

Penyelam Gorontalo Menggelar Tumbilotohe Underwater

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

Next Post
Banjir di Parigi Moutong Menewaskan 3 Warga dan 4 Hilang

4 Korban Banjir di Parigi Moutong Masih Dalam Pencarian

Komentar tentang post

TERBARU

49 Peserta Pendidikan Profesi Ners UNG Peroleh Sertifikat Kementerian Kesehatan

Seperti Apa Daging Tuna Sirip Biru Hasil Tangkapan Nelayan Bongo, Gorontalo

Islam Memberi Perhatian Terhadap Kelestarian Alam

Quraish Shihab Menyoroti Kerusakan Lingkungan

Penyelam Gorontalo Menggelar Tumbilotohe Underwater

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Stockholm+50: Mengatasi Krisis Perubahan Iklim dan Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Banjir Parah di Amerika Serikat

Partikel Mikroplastik Jalur Arlindo Ada di Tubuh Kopepoda, Zooplankton yang Dimakan Ikan

Siklon Tropis Herman Melemah Saat Bergerak ke Barat

Menjaga dan Merawat Laut

Analisis Sementara, Tsunami di Palu Disebabkan Longsoran Bawah Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.