Senin, Oktober 12, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

474 Orang Tewas Akibat Banjir Dahsyat Himalaya di Perbatasan Nepal-Tibet, 1.500 Hilang

redaksi
28 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, PBB Respon Cepat untuk Dukungan Bantuan

Bangunan-bangunan terendam lumpur akibat banjir bandang di distrik Rasuwa, Nepal bagian tengah-utara. FOTO: UNICEF/UN

Darilaut – Korban meninggal dunia akibat banjir dahsyat Himalaya dan tanah longsor di perbatasan Nepal dan Tibet-Cina bertambah menjadi 474 orang, sementara 1.500 orang hilang. Hingga Jumat (28/8) tim penyelamat masih melakukan pencarian dan evakuasi warga ke tempat yang aman.

Melansir The Associated Press Otoritas (AP) otoritas Nepal menyatakan jumlah korban tewas di wilayahnya meningkat menjadi 469 orang; korban luka telah dilarikan ke rumah sakit dan helikopter telah mengevakuasi lebih dari 3.000 orang ke tempat aman.

Di Cina, Xinhua melaporkan, hingga Jumat sore, 5 orang tewas dan 558 hilang setelah tanah longsor melanda pos lintas batas di wilayah Xizang –dikenal dengan Tibet.

Melansir Al Jazeera, banjir dahsyat Bhotekoshi melanda wilayah pegunungan di perbatasan Nepal-Tibet, dengan kerusakan terparah terjadi di distrik Rasuwa, Nepal, yang terletak tepat di sebelah selatan perbatasan Cina.

Lebih dari 1.500 orang dilaporkan hilang di Nepal dan wilayah Tibet. Selain warga negara Nepal, Departemen Pariwisata Nepal menyatakan pada Kamis malam bahwa 668 wisatawan dari 34 negara telah kehilangan kontak sejak Rabu pagi; sebagian besar dari mereka sedang melakukan ekspedisi pendakian.

Di antara mereka, setidaknya 177 orang berasal dari India, 90 dari Amerika Serikat, 34 dari Australia, 33 dari Inggris, dan 25 dari Kanada. Kementerian Luar Negeri Cina juga menyatakan bahwa 100 warga negara Cina termasuk di antara mereka yang hilang di Nepal.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Banjir HimalayaBanjir NepalPBBTanah LongsorTibet
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Topan Saudel Mendarat di Yuhuan, Pesisir Provinsi Zhejiang

Next Post

Ancaman Baru Dari Danau Alami Setelah Runtuhnya Gletser Himalaya di Perbatasan Nepal-Tibet

Postingan Terkait

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

12 Oktober 2026
Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

12 Oktober 2026

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

Banjir Merendam Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Kota Padang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Next Post
Ancaman Baru Dari Danau Alami Setelah Runtuhnya Gletser Himalaya di Perbatasan Nepal-Tibet

Ancaman Baru Dari Danau Alami Setelah Runtuhnya Gletser Himalaya di Perbatasan Nepal-Tibet

TERBARU

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

AmsiNews

REKOMENDASI

Perubahan Iklim Membawa Kekeringan, Banjir dan Gelombang panas

Suasana Pemantauan Hilal Awal Syawal 1447 H di Pantai Hiu Paus Gorontalo

Organisasi Meteorologi Akan Umumkan Suhu Global Tahun 2025

Awak Kapal KM Aleluya yang Hanyut di Palau Tiba di Manado

Hujan Signifikan di Sejumlah Wilayah

Emisi CO2 Dari Sektor Bangunan dan Konstruksi Naik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.