Jumat, September 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

5 Alasan untuk Membuat Cagar Biosfer Besar di Samudra Pasifik

redaksi
2 Agustus 2022
Kategori : Berita, Konservasi
0
5 Alasan untuk Membuat Cagar Biosfer Besar di Samudra Pasifik

Seekor paus bungkuk di Samudra Pasifik tropis timur dekat Kosta Rika. Para pemimpin regional sedang mendorong sebuah cagar biosfer luas yang akan menjangkau perairan empat negara. FOTO: GETTY/PEWTRUSTS.ORG

Darilaut – Perairan Samudra Pasifik tropis timur adalah rumah bagi berbagai kehidupan yang mempesona, mulai dari paus, hiu, penyu hingga lumba-lumba, tuna, karang, dan burung laut.

Sekarang, setelah hampir dua dekade bekerja sama, Presiden Kolombia, Kosta Rika, Ekuador, dan Panama menyatakan saatnya telah tiba untuk melindungi dan melestarikan ekosistem laut yang berkembang ini dengan membangun cagar biosfer seluas 500.000 kilometer persegi (193.000 mil persegi).

Mengutip Pewtrusts.org pada November 2021, empat presiden menandatangani perjanjian untuk membuat cagar biosfer yang akan membantu menghubungkan perairan yang sedang atau akan segera dilindungi di dekat Pulau Cocos (Kosta Rika), Cordillera de Coiba (Panama), Kepulauan Galapagos (Ekuador), dan pulau Gorgona dan Malpelo (Kolombia).

Selama setahun terakhir, setiap negara telah membuat komitmen baru untuk melindungi setiap titik panas ekologis ini dan juga berjanji untuk melindungi setidaknya 30% dari zona ekonomi eksklusif masing-masing.

Menjaga jalur biologis di kawasan itu— yang secara ekologis saling terkait satu sama lain—akan melindungi tuna, hiu, pari, paus, burung, penyu, dan banyak makhluk lain yang bergantung pada koridor ini untuk mencari makan, mengumpulkan, bereproduksi, dan melahirkan.

Halaman 1 dari 6
12...6Selanjutnya
Tags: Cagar BiosferKonservasiSamudra Pasifik
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Peran Strategis Cagar Biosfer Sebagai Laboratorium Alam

Next Post

Pemerintah Akan Diskusikan Terbuka 14 Pasal RKUHP yang Bermasalah

Postingan Terkait

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

4 September 2026
Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

4 September 2026

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

UNAIR dan UNG Perkuat Kerja Sama Akademik

El Niño Belum Mencapai Puncak, Cuaca Panas Ekstrem Berbulan-bulan

Next Post
Dewan Pers Bertemu Menko Polhukam Bahas RKUHP

Pemerintah Akan Diskusikan Terbuka 14 Pasal RKUHP yang Bermasalah

Komentar tentang post

TERBARU

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia Telah Memiliki Regulasi Pengelolaan Sampah

Laut Memainkan Peran Penting untuk Mengatasi Kerawanan Pangan

Gempa Kuat M 7,1 Mengguncang Nanusa, Kepulauan Talaud

Kreasi Olahan Ikan Cakalang

Filipina Bersiap Kemungkinan Terburuk Dampak Topan Super Kong-rey

Mengapa Laki-laki Paling Banyak Terinfeksi Virus Corona?

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.