Selasa, Oktober 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

538 Orang Tewas di Nepal Akibat Dampak Luar Biasa Bencana Ekosistem Pegunungan Himalaya

redaksi
28 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
538 Orang Tewas di Nepal Akibat Dampak Luar Biasa Bencana Ekosistem Pegunungan Himalaya

Bangunan-bangunan di Provinsi Bagmati, Nepal, masih tertutup lumpur setelah banjir bandang yang dahsyat. FOTO: UNICEF/UN

“Kami melihat satu truk penuh berisi orang; satu keluarga utuh baru saja diselamatkan, dan saya bisa katakan bahwa momen itu sangat mengharukan.”

Kunjungannya harus dipersingkat setelah peringatan banjir susulan dikeluarkan.

Penanganan Bencana

Tim bantuan bekerja sepanjang waktu untuk menjangkau masyarakat yang terisolasi akibat bencana di distrik Rasuwa, Nuwakot, dan Dhading, Nepal.

PBB mendukung upaya penanganan bencana dengan menyediakan jatah makanan darurat, perlengkapan medis untuk sekitar 10.000 orang selama tiga bulan, serta tenda dan dukungan logistik. PBB juga menyediakan citra satelit dan analisis mengenai wilayah yang terdampak banjir.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan adanya risiko penyebaran penyakit.

“Seperti biasa, ketika terjadi bencana berskala besar yang menyebabkan pengungsian, kepadatan berlebih, serta potensi gangguan pada layanan air, sanitasi, dan kesehatan, risiko penyakit menular dapat meningkat,” ujar juru bicara Tarik Jašarević di Jenewa.

Juru bicara Dana Anak-anak PBB (UNICEF), Ricardo Pires, mengatakan kepada para wartawan bahwa meskipun 18 sekolah hancur total dan 20 lainnya rusak, “puluhan sekolah lain yang terletak di dekat tepian sungai masih menghadapi risiko tinggi.” Hal ini berarti diperkirakan ada 10.000 anak usia sekolah di wilayah tersebut yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan mereka.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Banjir HimalayaBanjir NepalEkosistem Pegunungan HimalayaOCHAPBBTibet
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ancaman Baru Dari Danau Alami Setelah Runtuhnya Gletser Himalaya di Perbatasan Nepal-Tibet

Next Post

5 Orang Tewas dan 558 Hilang di Tibet Akibat Dampak Luar Biasa Bencana Ekosistem Pegunungan Himalaya

Postingan Terkait

Waspada Angin Kencang dan Potensi Hujan di Musim Kemarau

Angin Kencang dan Potensi Hujan Lokal di Sejumlah Wilayah di Indonesia

13 Oktober 2026
Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Topan Koguma Sedikit Melemah di Dekat Tokyo

13 Oktober 2026

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

Next Post
5 Orang Tewas dan 558 Hilang di Tibet Akibat Dampak Luar Biasa Bencana Ekosistem Pegunungan Himalaya

5 Orang Tewas dan 558 Hilang di Tibet Akibat Dampak Luar Biasa Bencana Ekosistem Pegunungan Himalaya

TERBARU

Angin Kencang dan Potensi Hujan Lokal di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Topan Koguma Sedikit Melemah di Dekat Tokyo

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

AmsiNews

REKOMENDASI

Atmosfer Kering, Titik Panas Terbanyak di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan

BKKPN Kupang Beri Penghargaan Bagi Nelayan yang Selamatkan Megafauna

Menpora Dukung Ekspedisi Pinisi

Pengamatan Hilal 1 Syawal 1441 H di Observatorium Bosscha

Bibit Siklon Tropis 99W Melewati Semenanjung Malaka

Topan Freddy Bawa Angin Kencang dan Hujan Lebat, 4 Tewas di Madagaskar

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.