Senin, November 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

7 Negara ASEAN Bahas Perlindungan Lingkungan Maritim

redaksi
28 Agustus 2019
Kategori : Berita
0
7 Negara ASEAN Bahas Perlindungan Lingkungan Maritim

FOTO: DITJEN HUBLA

Jakarta – 7 negara ASEAN yang terlibat dalam The Second High-Level Regional Meeting of Marine Environment Protection of South East Asia Seas Project (MEPSEAS) membahas perlindungan lingkungan maritim di Manila, Filipina. Pertemuan yang diikuti perwakilan Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand dan Vietnam berlangsung selama 3 hari Selasa (27/8) sampai Kamis (29/8).

Bertindak selaku Ketua Delegasi Indonesia, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Arif Toha.

Arif mengatakan, MEPSEAS adalah salah satu kegiatan kerjasama yang digawangi oleh International Maritime Organization (IMO) dengan dukungan dana dari Norwegian Agency for Development Cooperation (NORAD), yang bertujuan untuk meningkatkan perlindungan lingkungan maritim di kawasan Asia Tenggara.

“Selain ketujuh negara tersebut, hadir pula perwakilan dari IMO dan Norwegia/NORAD serta strategic partners, antara lain ASEAN Secretariat, Tokyo MOU Secretariat, PEMSEA, Federation of ASEAN Shipowners Association serta Woman in Maritime (WIMA) Asia,” ujar Arif.

Proyek yang akan berlangsung selama empat tahun, mulai tahun 2018 sampai dengan 2021 yang melibatkan tujuh negara ASEAN tersebut, menurut Arif, merupakan kelanjutan dari IMO/NORAD Project on Ratification and Implementation of IMO’s Marine Environmental Convention in Sub-Asia Region (2014-2018).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Ditjen Perhubungan LautIMOMaritimPerlindungan Maritim
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Hiu Paus Melahirkan, Tapi Tidak Menyusui Anaknya

Next Post

Palsu, Ijazah Pelaut Diterbitkan Indonesia Digunakan WNA

Postingan Terkait

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

2 November 2026
Pelabuhan yang Rusak karena Gempa dan Tsunami Palu Segera Dibangun

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

2 November 2026

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Next Post
Palsu, Ijazah Pelaut Diterbitkan Indonesia Digunakan WNA

Palsu, Ijazah Pelaut Diterbitkan Indonesia Digunakan WNA

Komentar tentang post

TERBARU

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

Tenaga Kependidikan UNG Diingatkan Tuntaskan Target Kinerja

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

AmsiNews

REKOMENDASI

Organisasi Meteorologi Rancang Pengawasan Gas Rumah Kaca Global

Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia: Memanen Kakao Tanpa Merusak Hutan Cagar Alam

Indonesia Komitmen Keselamatan Awak Kapal Perikanan

ICOES 2020, LIPI Bahas Keseimbangan Ekosistem Alam, Darat dan Laut

Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

Topan Hinnamnor Hampir Tidak Bergerak di Laut Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.