Peristiwa yang terjadi senin petang berdampak pada 4 unit rumah warga, sedangkan keluarga terdampak berjumlah 5 KK atau 16 jiwa. BPBD masih melakukan pendataan di lapangan terkait detail dampak paska angin kencang tersebut.
Di Kabupaten Pesawaran, angin kencang mengakibatkan lima rumah warga Minggu (24/10). Peristiwa terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur beberapa desa di Kecamatan Way Khilau, Pesawaran.
Desa yang terdampak antara lain Desa Kota Jawa, Mada Jaya dan Penengahan. Selain rumah rusak berat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran menginformasikan 18 rumah lainnya mengalami rusak ringan.
Selama periode 1 hingga 24 Oktober 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 53 kejadian angin kencang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Tercatat 5 warga mengalami luka-luka.
Dampak kerusakan material, BNPB mencatat 579 rumah warga rusak dengan kategori sedang hingga berat.
Menyikapi potensi bahaya hidrometeorologi, seperti angin kencang, BNPB mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan siaga. Saat terjadi angin kencang, masyarakat dapat berlindung di bangunan yang kokoh. Hindari berlindung pohon ataupun baliho karena dapat berpotensi tertimpa ketika berlindung atau berada di sekitarnya.





Komentar tentang post