Minggu, September 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Asupan Natrium Berlebihan Penyebab Utama Kematian

redaksi
10 Maret 2023
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Asupan Natrium Berlebihan Penyebab Utama Kematian

Garam meja atau table salt mengandung natrium klorida yang tinggi. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Asupan makanan yang mengandung natrium berlebihan menjadi penyebab utama kematian. Tidak mengurangi konsumsi natrium berisiko terkena serangan jantung dan stroke.

Penyakit kanker lambung, obesitas, osteoporosis, dan penyakit ginjal karena banyak asupan natrium.

Kandungan natrium paling banyak pada garam. Laporan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan sedikit (kurang) garam dapat menyelamatkan nyawa.

Dalam laporan yang diluncurkan pada Kamis (9/3), menurut WHO, menerapkan kebijakan pengurangan natrium dapat menyelamatkan sekitar tujuh juta nyawa secara global pada tahun 2030.

“Pola makan yang tidak sehat adalah penyebab utama kematian dan penyakit secara global, dan asupan natrium yang berlebihan adalah salah satu penyebab utamanya,” kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam siaran pers, Kamis.

Laporan global WHO yang pertama tentang pengurangan asupan natrium menunjukkan bahwa dunia berada di luar jalur untuk mencapai target global mengurangi asupan natrium sebesar 30 persen, pada tahun 2025.

“Laporan ini menunjukkan bahwa sebagian besar negara belum mengadopsi kebijakan pengurangan natrium wajib,” kata Tedros, ini membuat banyak orang berisiko terkena serangan jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: GaramNatrium KloridaPenyakit JantungStrokeTable SaltWHO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Rekayasa Ikan Secara Genetik, Polisi Tokyo Menangkap 5 Orang Pelaku

Next Post

9 Negara Memiliki Kebijakan Mengurangi Asupan Natrium

Postingan Terkait

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

6 September 2026
4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

6 September 2026

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Next Post
9 Negara Memiliki Kebijakan Mengurangi Asupan Natrium

9 Negara Memiliki Kebijakan Mengurangi Asupan Natrium

Komentar tentang post

TERBARU

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

AmsiNews

REKOMENDASI

Gugus Tugas Nasional Rekomendasikan Pemda Melakukan Penilaian

Ini Kondisi Cuaca Akhir Tahun

Dalam Seminggu, 105 Izin Penangkapan Ikan Diterbitkan KKP

Penjaga Pantai AS Membongkar Penyelundupan 5.125 kg Kokain

Dua Bibit Siklon Tropis Terletak di Utara Papua

Merusak Bangunan, Gempa M6,4 di Selatan Jawa Akibat Sesar Aktif

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.