Jumat, September 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Banjir dan Tanah Longsor Menewaskan Ratusan Orang di India

redaksi
29 Juli 2021
Kategori : Berita
0
Banjir dan Tanah Longsor Menewaskan Ratusan Orang di India

Banjir di India. FOTO: NDRF/FLOODLIST.COM

Mengutip Ndtv.com Rabu (28/7), intensitas hujan di Maharashtra barat setelah kerusakan luas yang disebabkan oleh banjir berkurang, dengan jumlah kematian dalam bencana tersebut meningkat menjadi 213.

Sementara banjir bandang juga terjadi di Himachal Pradesh, Jammu dan Kashmir, dan Ladakh merusak beberapa rumah dan pembangkit listrik tenaga mini hidro. Banyak negara bagian di India utara menerima curah hujan yang meluas pada hari Rabu.

Hujan deras melanda berbagai bagian Jammu dan Kashmir, dan Ladakh menewaskan delapan orang sementara 17 orang hilang.

Sejak 1 Juni, mengutip dari Indiatoday.in Rabu (28/7) sebanyak 294 orang tewas dalam insiden terkait hujan di Maharashtra.

Seorang pejabat dari Departemen Manajemen Bencana mengatakan telah mempercepat operasi penyelamatan, namun tim ini menghadapi medan yang sulit dan hujan.

Banjir di Bangladesh

Di lokasi pengungsian Rohingya yang berada di Bangladesh, terjadi banjir dan tanah longsor.

Tempat penampungan di kamp-kamp pengungsi Rohingya rusak. Sebanyak 900.000 pengungsi tinggal di tempat tersebut.

Banyak kamp-kamp yang penuh sesak, serta berisiko banjir dan tanah longsor. Delapan orang tewas termasuk 4 anak-anak dalam banjir dan tanah longsor baru-baru ini.

Bangladesh Red Crescent telah menyelamatkan orang-orang dan memberikan dukungan kepada para penyintas.
Media lokal di Bangladesh melaporkan bahwa banjir juga menyebabkan kerusakan pada tanaman dan budidaya di daerah lain seperti di Cox’s Bazar.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BanjirIndiaPemanasan GlobalPergerakan TanahPerubahan IklimTanah Longsor
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Banjir di China, Lebih Dari 1 juta Orang Dievakuasi

Next Post

Banyak Makan Korban, Ini Bahaya Senyawa Polychlorinated Biphenyls

Postingan Terkait

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

18 September 2026
Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

18 September 2026

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

El Niño Sangat Kuat Bersamaan Dengan Musim Kemarau, Kondisi Atmosfer Indonesia Kering

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

Api Menghanguskan Zamrud Khatulistiwa Kepulauan Nusantara

Asia dan Afrika Paling Terdampak Bencana Air, Sungai mengering dengan Kondisi Tak Wajar

Next Post
Banyak Makan Korban, Ini Bahaya Senyawa Polychlorinated Biphenyls

Banyak Makan Korban, Ini Bahaya Senyawa Polychlorinated Biphenyls

Komentar tentang post

TERBARU

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

El Niño Sangat Kuat Bersamaan Dengan Musim Kemarau, Kondisi Atmosfer Indonesia Kering

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

Perusahaan Besar Menghentikan Pelayaran di Laut Merah

Indonesia Belum Banyak Memonitor Sumber Daya laut Secara Berkelanjutan

KKP Serahkan Bantuan Perikanan di Banggai

Australia Mengawali Tahun 2025 dengan Gelombang Panas

Dewan Pakar ISKINDO Menyoroti Bahaya Sampah Plastik di Laut

Potensi Bahaya Gunung Merapi 7 Kilometer

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.