BNPB akan terus membantu pelaksanaan rencana kontijensi berbasis perbaikan ekosistem dan lingkungan untuk jangka panjang.
“Untuk pencegahan jangka panjang ke depan, maka harus dibuat rencana kontijensi ke depan antara lain dengan memperbaiki lingkungan,” ujar Suharyanto.
Suharyanto mengunjungi lokasi terdampak banjir bandang Desa Torue, Kecamatan Torue, Minggu (31/7).
Di hilir, lokasi paling parah terdampak banjir bandang beberapa rumah roboh dan rusak porak-poranda.
Didampingi Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu dan Sekretaris Camat Torue Ni Luh Elisabet, Kepala BNPB berkeliling melihat kondisi terkini setelah pada Kamis (28/7). Kawasan Desa Torue dihantam air bah dan merenggut tiga nyawa, serta empat lainnya masih dinyatakan hilang.
Terkait pencarian orang, Suharyanto mendorong agar upaya penyelamatan dan pencarian orang dapat dimaksimalkan. Diharapkan empat warga yang masih dinyatakan hilang dapat ditemukan dalam kondisi selamat. Namun apabila tidak, Suharyanto berharap statusnya menjadi jelas.
“Kita akan laksanakan terus pencarian sampai statusnya jelas. Mudah-mudahan bisa ditemukan dalam kondisi selamat. Kalau tidak pun bisa diketahui statusnya seperti apa,” kata Suharyanto.
BNPB memberikan dukungan logistik peralatan maupun dana untuk operasional awal tanggap darurat. Bantuan itu diserahkan secara simbolik oleh Suharyanto kepada Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu dan perwakilan warga penyintas.





Komentar tentang post