Sabtu, April 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Cuaca Ekstrem, Puluhan Ribu Warga Mengungsi Karena Banjir di Australia

redaksi
18 Maret 2022
Kategori : Berita
0
Banjir di Queensland Menewaskan 6 Orang

Banjir di Queensland, Australia. FOTO: WEATHERZONE.COM.AU

Ini kemungkinan besar akan meningkatkan intensitas curah hujan ekstrem, kebakaran hutan ekstrem, dan gelombang panas ekstrem.

“Banjir baru-baru ini di Australia adalah salah satu yang terburuk yang pernah dialami negara itu dan telah menyebabkan kehancuran yang meluas,” kata Chandra.

Untuk memberikan satu contoh saja, Brisbane telah mengalami 80 persen curah hujan tahunannya hanya dalam tiga hari.

“Ini adalah komunitas yang sama di mana kami melihat kebakaran hutan besar-besaran pada tahun 2019 dan 2020 yang mengakibatkan hilangnya semak dan pohon yang menyebabkan banjir ekstrem,” ujarnya.

Menurut Chandra, Australia bersama Kepulauan Pasifik dan Asia Tenggara, berada di kawasan yang paling rentan di dunia terhadap perubahan iklim.

Banyak komunitas yang berurusan dengan banjir baru-baru ini harus menghadapi serangkaian peristiwa iklim yang berjenjang dalam beberapa tahun terakhir.

Kekeringan, kebakaran hutan, badai dahsyat, dan gelombang panas ini memperkuat bukti ilmiah yang diprediksi oleh laporan IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) bahwa kita sudah hidup dalam iklim yang berubah.

Chandra mengatakan hampir semua bagian dunia mengalami perubahan iklim.

“Ketika Anda (memperhitungkan) dimensi kerentanan manusia, ada titik panas global di tempat-tempat seperti Afrika Barat, Tengah dan Timur, Asia Selatan, dan Amerika Tengah dan Selatan, negara berkembang pulau kecil dan Arktik.”

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: AustraliaCuaca EkstremGelombang Panas LautIPCCPerubahan Iklim
Bagikan12Tweet1KirimKirim
Previous Post

Lowongan Hakim Adhoc Pengadilan Perikanan

Next Post

Mengakses Data Penginderaan Jauh Melalui Layanan Copernicus

Postingan Terkait

Dasar Laut Indonesia Menyimpan Gas Hidrat, Energi Alternatif Masa Depan

Dasar Laut Indonesia Menyimpan Gas Hidrat, Energi Alternatif Masa Depan

25 April 2026
Sinyal Kuat Suhu Permukaan Daratan Diperkirakan Berada di Atas Normal

Sinyal Kuat Suhu Permukaan Daratan Diperkirakan Berada di Atas Normal

25 April 2026

Tahun Ini El Nino Akan Kembali Dengan Cepat

SDGs Center UNG Kolaborasi Riset Untuk Pengabdian Masyarakat

Kualitas Informasi Publik Jangan Dikorbankan untuk Kompetisi Konten

Lanskap Informasi di Indonesia Mengalami Pergeseran Besar

Karya Jurnalistik Harus Ditegaskan Sebagai Ciptaan yang Dilindungi

Bahaya Pasang Tinggi Bagi Pulau-Pulau Kecil

Next Post
MyOcean, Aplikasi Gratis Data Kondisi Laut

Mengakses Data Penginderaan Jauh Melalui Layanan Copernicus

Komentar tentang post

TERBARU

Burung Indonesia Diseminasi Konservasi Mangrove Pohuwato dan Pameran Produk Ramah Lingkungan

Dasar Laut Indonesia Menyimpan Gas Hidrat, Energi Alternatif Masa Depan

Sinyal Kuat Suhu Permukaan Daratan Diperkirakan Berada di Atas Normal

Tahun Ini El Nino Akan Kembali Dengan Cepat

SDGs Center UNG Kolaborasi Riset Untuk Pengabdian Masyarakat

Kualitas Informasi Publik Jangan Dikorbankan untuk Kompetisi Konten

AmsiNews

REKOMENDASI

Pilkada 2024, Mafindo Luncurkan Tular Nalar untuk Edukasi Anak Muda dan Lansia

Foto: Lumba-Lumba Albino

Terhalang Cuaca Buruk, Bayi Orca Belum Menyatu Dengan Keluarganya

Dugong di Pulau Mantehage, Dilepas ke Laut

Pemulihan Ekosistem Mangrove Untuk Mengurangi Emisi

Pangan dan Energi Jadi Masalah Global

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.