Minggu, September 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dalam Sehari Kemunculan Hiu Paus di Botubarani Paling Banyak 5 Ekor

redaksi
11 Agustus 2020
Kategori : Berita, Hiu Paus, Konservasi
0
Dalam Sehari Kemunculan Hiu Paus di Botubarani Paling Banyak 5 Ekor

Hiu paus di perairan Botubarani. FOTO: DARILAUT.ID

Saat ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) juga telah mencadangkan areal konservasi hiu paus di perairan Gorontalo.

DKP Provinsi Gorontalo telah memfasilitasi pengelolaan dan penataan usulan kawasan konservasi hiu paus tersebut. Lokasi zona inti di perairan Botubarani, Kecamatan Kabila Bone.

Untuk pencadangan kawasan konservasi melalui kesepakatan bersama masyarakat dan pemerhati hiu paus.

Menurut Kepala Seksi Pengelolaan Ruang Laut DKP Provinsi Gorontalo Hartaty Isima, penataan dan usulan kawasan konservasi hiu paus penting dilakukan karena selama ini lebih menonjolkan wisata saja.

Sejak 2016, keberadaan hiu paus di Botubarani menarik perhatian wisatawan dalam dan luar negeri.

Karena itu, kata Hartaty, penataan kawasan konservasi hiu paus perlu dilakukan untuk kelestarian dan keberlanjutan hiu paus di Gorontalo.

Hiu paus (Rhincodon typus), sejak 1999 ditetapkan dalam Apendiks II Convention on Migratory Species (CMS). Artinya, hiu paus baru akan ‘merasakan’ dampak yang signifikan bila perlindungan dan pengelolaannya diterapkan melalui kerja sama internasional. Upaya konservasi spesies ini dilakukan melalui jejaring antar berbagai negara.*

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Bone BolangogorontaloHiu PausKonservasiWhale Shark
Bagikan5Tweet2KirimKirim
Previous Post

3 Desa di Parigi Moutong Dilanda Banjir

Next Post

Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Menara Suar Perbatasan Indonesia dan Timor Leste

Postingan Terkait

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

20 September 2026
Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

20 September 2026

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

Next Post
Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Menara Suar Perbatasan Indonesia dan Timor Leste

Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Menara Suar Perbatasan Indonesia dan Timor Leste

Komentar tentang post

TERBARU

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

AmsiNews

REKOMENDASI

Kolaborasi Penanganan Covid-19, AMSI Raih Penghargaan Menkes

Situs Arkeoastronomi Memiliki Daya Tarik Bagi Wisatawan

Kementerian Kominfo Terbitkan Etika Penggunaan Artificial Intelligence

Gempa Turki Dirasakan Hingga Jarak 2000 km

30 Varian Ikan Nemo Telah Dibudidaya dengan Metode Kawin Silang

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.