BNPB mengimbau kepada pemerintah setempat untuk dapat menyiapkan program jangka menengah dan jangka panjang seperti peniadaan pemukiman di sekitar pesisir pantai dan dataran rendah. Hal ini sebagai upaya pencegahan bahaya bencana hidrometeorologi.
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan, masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap ancaman bencana dengan memantau informasi prakiraaan cuaca melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta memeriksa potensi bencana di sekitar wilayah melalui InaRisk.
Kapuas Hulu
Sebelumnya, pada Sabtu (17/7), di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu jumlah warga terdampak banjir di bertambah. Laporan BPBD setempat, jumlah warga terdampak menjadi 7.357 KK/ 19.121.
Adapun warga terdampak banjir yang terjadi sejak 13 Juli 2021 itu terbagi di beberapa wilayah kecamatan meliputi; 1.147 KK/4.112 jiwa di Kecamatan Hulu Gurung, 1.841 KK/6.821 jiwa di Kecamatan Silat Hulu, 3.879 KK/6.537 jiwa di Kecamatan Boyan Tanjung, 190 KK/569 jiwa di Kecamatan Pengkadan, 118 KK/472 jiwa di Kecamatan Bunut Hulu dan sebanyak 182 KK/610 jiwa di Kecamatan Silat Hilir.
Selanjutnya, untuk warga pengungsi, BPBD Kabupaten Kapuas Hulu mencatat sedikitnya ada 422 KK/1.681 jiwa yang terpaksa mengungsi akibat banjir tersebut.





Komentar tentang post