Blue Sea
Kapal tanker berbendera Liberia mengalami insiden pada 8 Januari, di Selat Malaka – Selat Singapura, sekitar 6,4 nm barat laut Tanjung Pergam, Pulau Bintan (Indonesia) di jalur timur TSS Selat Singapura.
Petugas tanki melihat empat orang yang tidak berwenang di ruang mesin. Salah satu dari pelaku membawa parang.
Karena terlihat awak kapal, para pelaku melarikan diri. Alarm dibunyikan dan awak kapal melakukan pencarian di atas kapal tanpa menemukan para pelaku.
Nakhoda melaporkan kejadian itu ke VTIS Singapura. Tidak ada barang yang dicuri. Kapal berangkat dari Pengerang, Johor Barat, Malaysia menuju Kanokawa, Jepang.
MSTF RSN dan Polisi Penjaga Pantai Singapura dan pihak berwenang di Indonesia dan Malaysia telah diinformasikan insiden tersebut.
Kien San 1 & Kien San 8
Kapal berbendera Malaysia mengalami insiden pada 6 Januari di Selat Malaka – Selat Singapura, sekitar 2,9 nm barat daya Singapura di jalur barat TSS Selat Singapura.
Satu orang yang tidak berwenang terlihat di atas tongkang yang sedang ditarik oleh kapal tunda. Satu kapal kecil juga terlihat di samping tongkang. 12 menit kemudian pelaku meninggalkan tongkang dan kabur dengan perahu.
Nakhoda melaporkan kejadian itu ke VTIS Singapura. Beberapa besi tua dicuri dari tongkang. Kapal tunda dan tongkang itu tujuan Penang, Malaysia. Kejadian ini diinformasikan ke MSTF RSN dan Polisi Penjaga Pantai Singapura.





Komentar tentang post