Minggu, Maret 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dugong yang Terpisah dengan Induknya Diberi Susu dan Vitamin

redaksi
31 Maret 2019
Kategori : Berita, Orca
0
Juvenil Dugong

FOTO: TWITTER/SBS

Jakarta – Juvenil dugong (Dugong dugon) yang ditemukan terdampar di Pulau Kri, Raja Ampat, Papua Barat diberikan susu dan vitamin.

Secara teori sulit melakukan penanganan bayi dugong yang terpisah denhgan induknya.

“Treatmen dan kemampuan tim mampu membuktikan bahwa teori tersebut hanya untuk referensi,” kata Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ir Ikram M Sangadji MSi, Minggu (31/3).

Seperti diberitakan, seekor dugong ditemukan terdampar di Pulau Kri, Selasa (26/3). Dugong ini dengan panjang 50 centimeter ditemukan Papua Diving.

Penanganan awal dilakukan di dalam bak. Untuk treatmen bayi dugong ini diberikan susu dan vitamin. “Kondisi kesehatan juga diamati baik fisik dan psikis,” ujar Ikram yang memimpin penanganan bayi dugong ini.

Jika sudah membaik, menurut Ikram, akan dilanjutkan dengan treatmen alam beberapa hari di shalter net. Shelter net ini berukuran 4 x 4 meter.

Selanjutnya, untuk aklamatisasi dan pemantauan pergerakan induk juga dilakukan di sekitar lokasi. Jika induk terpantau, maka bayi dugong akan melakukan kontak dengan induknya melalui suara.

“Induk akan merapat ke sekitar shalter net,” katanya.

Proses ini membutuhkan konsistensi personal dan kemampuan memetakan kondisi alam. Tim harus lengkap, terdiri dari dokter hewan, oseanografi dan ekologi, juga relawan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BKKPN KupangDugongPapua BaratTerdampar
Bagikan50Tweet3KirimKirim
Previous Post

Kapal Perintis dan Tol Laut Jangkau Kepulauan Talaud

Next Post

Dari Cantrang ke Gillnet

Postingan Terkait

Lumba-lumba Risso Melintas dan Bermain di Perairan Botubarani Gorontalo

Lumba-lumba Risso Melintas dan Bermain di Perairan Botubarani Gorontalo

7 Maret 2026
Serangan AS-Israel Terhadap Iran dan Balasan Ancaman Serius Bagi Keamanan Internasional

Saling Serang AS-Isarel vs Iran Menyebabkan Perekonomian Dunia Dalam Risiko Serius

7 Maret 2026

Bibit Siklon Tropis 95W Terletak di Utara Jayapura

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Partikel Mikroplastik Jalur Arlindo Ada di Tubuh Kopepoda, Zooplankton yang Dimakan Ikan

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

Hujan Masih Mendominasi Indonesia 6 Hingga 12 Maret

Indonesia yang Berada di Dekat Garis Khatulistiwa Tak Lagi Aman Risiko Siklon Tropis

Next Post
Cantrang

Dari Cantrang ke Gillnet

Komentar tentang post

TERBARU

Lumba-lumba Risso Melintas dan Bermain di Perairan Botubarani Gorontalo

Saling Serang AS-Isarel vs Iran Menyebabkan Perekonomian Dunia Dalam Risiko Serius

Bibit Siklon Tropis 95W Terletak di Utara Jayapura

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Partikel Mikroplastik Jalur Arlindo Ada di Tubuh Kopepoda, Zooplankton yang Dimakan Ikan

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

AmsiNews

REKOMENDASI

Lebih Dari 3 Juta Orang Dapat Terkena Dampak Topan Freddy

Awal Mei 2 Guncangan Gempa di Kepulauan Mentawai

Fakultas Kedokteran UNG Kerja Sama Bidang Pendidikan Dengan Pemda Pohuwato

Hurricane Milton Menguat di Teluk Meksiko, Evakuasi Sedang Berlangsung di Florida

Produk Batik Motif Mangrove Jadi Unggulan di Semarang

Indikasi Penyakit pada Ikan Koi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.