E-Logbook versi 3 diluncurkan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Bali, dalam rangkaian Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan untuk memperingati HUT ke-26 KKP.
Hadirnya e-Logbook versi 3 merupakan komitmen KKP dan bentuk kolaborasi dengan para mitra pembangunan dalam mendukung program ekonomi biru, khususnya penangkapan ikan terukur.
“Sinergi dengan para mitra kami harap dapat mempercepat transformasi sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan, inklusif dan berdaya saing serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir,” ujar Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif.
Kecerdasan Buatan
Tantangan terbesar dalam pengelolaan perikanan Indonesia adalah keragaman hayati laut yang sangat tinggi. Kompleksitas ini membuat identifikasi manual rawan kesalahan, memakan waktu, serta menyulitkan proses perhitungan stok ikan.
FishFace hadir menjawab tantangan tersebut. Dikembangkan sejak 2017, teknologi ini mampu melakukan identifikasi otomatis terhadap ikan hasil tangkapan dengan memanfaatkan teknologi pengenalan wajah. Saat ini, FishFace telah mampu mengenali lebih dari 10 spesies tuna dan kakap bernilai ekonomi tinggi, serta menghasilkan data real-time terkait stok ikan dan lokasi penangkapan.
“FishFace adalah inovasi untuk memperkuat basis data perikanan Indonesia. Dengan informasi yang akurat, kita dapat memastikan strategi pengelolaan yang menjaga keberlanjutan stok ikan sekaligus mendukung kesejahteraan nelayan,” kata Glaudy Perdanahardja, Manajer Senior Perikanan Berkelanjutan YKAN.




