Sabtu, Oktober 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

redaksi
17 April 2026
Kategori : Berita
0
Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

GAMBAR: BRIN

Darilaut – Eutrofikasi dapat mengganggu keseimbangan ekosistem perairan. Kondisi ini hasil interaksi antara dinamika nutrien di perairan dan aktivitas manusia di daratan yang terus meningkat.

isu eutrofikasi tidak hanya persoalan ekologis semata, akan tetapi juga  memiliki dampak sosial yang luas dan kompleks.

Menurut Prof. Ario Damar dari Department of Aquatic Resources Management, FPIK IPB University, proses ini dapat mengganggu keseimbangan ekosistem perairan secara keseluruhan.

Dampaknya tidak berhenti pada aspek lingkungan. Penurunan oksigen terlarut akibat dekomposisi biomassa alga dapat menyebabkan kematian massal organisme laut, yang pada akhirnya memengaruhi sektor perikanan, kesehatan manusia, hingga ekonomi masyarakat pesisir.

“Eutrofikasi terjadi akibat kelebihan nutrien, terutama nitrogen dan fosfor, yang masuk ke perairan dari berbagai sumber seperti limbah domestik, pertanian, dan industri,” kata Prof. Ario dalam kegiatan IMBF Webinar Series 2026 yang digelar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Kamis (16/4).

Prof. Ario yang mmebawakan materi berjudul “Eutrophication as a Massive Ecological and Societal Problem” mengatakan akumulasi nutrien ini memicu ledakan pertumbuhan fitoplankton atau algal bloom.

Ledakan alga pada kondisi tertentu dapat bersifat berbahaya dan menurunkan kualitas air secara signifikan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Alga BerbahayaBRINEutrofikasiLedakan AlgaNutrienProf. Ario Damar
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Next Post

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Postingan Terkait

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

24 Oktober 2026
Sabtu Dinihari Gerhana Bulan Penumbra, Selama 3 Jam 18 Menit

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

24 Oktober 2026

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Next Post
Konsentrasi Parasetamol di Teluk Jakarta Tinggi

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

TERBARU

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Pengguna Surat Rapid Test Palsu Terungkap di Pelabuhan Samarinda

Hari Ini, 25 Lumba-Lumba Digiring ke Taiji, Jepang

Penyu Mati di Kulonprogo, Sampah Plastik Penyebabnya?

Kadis Kominfo Papua: Masyarakat Wajib Menangkal Informasi Hoaks

Gempa Laut Sulawesi M6 Guncang Buol

Menyikapi Pengunduran Diri Sejumlah Media, Ketua Umum AMSI: Terima Kasih Kerja Sama Membesarkan Asosiasi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.