Menurut Siti hasil workshop ini dapat dijadikan sebagai dasar penyusunan kebijakan negara-negara G20. Ini mengingat anggota G20 terdiri dari negara-negara yang memiliki garis pantai dan mempunyai peran vital dalam memperkuat penurunan emisi gas rumah kaca, mempromosikan peran penelitian, serta inovasi dan pengembangan teknologi.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan laut dan ekosistem pesisir memiliki fungsi penting dalam pengendalian perubahan iklim, misalnya mangrove dan padang lamun yang dapat menyerap dan menyimpan karbon sebesar 30 – 50%.
“Penting bagi Indonesia untuk menerjemahkan komitmen menjadi tindakan nyata yang dapat membawa manfaat bagi masyarakat pesisir dan memastikan masa depan dalam membangun ekonomi kelautan yang berkelanjutan,” ujarnya.





Komentar tentang post