Spesies ini memiliki delapan lengan, empat lengan pendek dan empat lengan panjang.
Terdapat bagian jubah semi transparan yang awalnya sebelum rusak menghubungkan antar lengan yang panjang.
Hasil identifikasi sementara Cephalopoda ini masuk dalam genus Tremoctopus atau Gurita Selimut (blanket octopus).
Untuk identifikasi Darilaut.id menggunakan buku yang diterbitkan Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO, 2014) dengan judul: Cephalopods of the World an Annotated and Illustrated Catalogue of Cephalopod Species Known to Date Volume 3.
Gurita selimut bersifat pelagis yang dapat ditemukan di lautan subtropis dan tropis. Hidup di antara terumbu karang, hewan ini sering berpindah-pindah lokasi perairan atau nomaden.
Sebagai makhluk laut yang anggun, gurita selimut dapat beradaptasi dengan berbagai suhu laut yang dijelajahi.
Reproduksi hewan ini sangat menguras tenaga hingga berujung pada kematian. Jantan yang sangat kecil dalam bereproduksi akan mematahkan lengan ketiganya, setelah itu akan mengalami kematian.

Lengan ketiga gurita jantan biasanya di bagian kanan. Saat kawin, pejantan akan memasukkan ujung lengan ke dalam rongga mantel betina dan ke dalam saluran telur.
Betina kemudian mampu menyimpan satu atau lebih spermatofor sampai diperlukan untuk membuahi telur selama pemijahan.





Komentar tentang post