Jumat, Juni 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hasil Tangkapan Sampingan dan Fungsi Ekosistem

redaksi
27 September 2021
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi
0
Nelayan Penangkap Rajungan Hilang Terseret Ombak Besar

Rajungan. FOTO: DARILAUT.ID

Informasi tersebut telah berhasil digunakan untuk mengurangi pembuangan dan pemborosan di beberapa perikanan.

Menurut Hawis dalam mengembangkan strategi untuk mengelola pembuangan, sangat penting untuk menentukan dan mendefinisikan tingkat pembuangan yang sebenarnya, dan bagaimana hal itu bervariasi dalam ruang dan waktu di antara operasi penangkapan ikan yang berbeda.

Hawis kemudian menjelaskan teknik eDNA metabarcoding untuk mendeteksi hasil tangkapan sampingan di perikanan rajungan, khususnya interaksi dengan mamalia laut.

Hawis yang juga Direktur Eksekutif Asosiasi Pengelolaan Rajungan Indonesia (APRI) memaparkan kajian yang dilakukan oleh APRI sejak tahun 2015-2021 tentang By-Catch dan Non Target Species. Dari kajiannya itu, tidak ditemukan mamalia laut dalam proses pendataan yang dilakukan oleh enumerator.

Selama ini APRI telah melakukan kegiatan pendataan hasil tangkapan samping tidak hanya pada mamalia, namun seluruh spesies yang berinteraksi dengan perikanan rajungan.

Program perbaikan perikanan didukung oleh 17 anggota APRI. Pendataan by-catch dilakukan setiap hari oleh enumerator di 10 lokasi yang menyebar di seluruh Indonesia. Milestone APRI sejak 2015-2021 meliputi kegiatan enumerasi dan diterbitkan NTS assessment report setiap tahunnya.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: By-CatchHawis MadduppaIPB UniversityMamalia lautRajunganTangkapan Sampingan
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Sunset Berjenjang Dari Pulo Cinta di Teluk Tomini

Next Post

AMSI Jateng Gelar Digital Conference 2021

Postingan Terkait

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

19 Juni 2026
Korban Tewas Gempa Sarangani di Mindanao Meningkat Menjadi 37 Orang

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

19 Juni 2026

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Next Post
Pelatihan Cek Fakta di Gorontalo, AMSI: Publik Butuh Konten yang Sehat

AMSI Jateng Gelar Digital Conference 2021

Komentar tentang post

TERBARU

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Sulawesi Memiliki Lebih Dari 45 Segmen Sesar Aktif

Tumpahan Minyak Balikpapan, Insiden Lingkungan Terburuk di Indonesia

Bagaimana Plastik dan Koin Masuk di Pencernaan Hiu Paus?

Lokasi Pendaratan Pesawat Sam Air di Bandara Panua Pohuwato Baru Beroperasi 6 Bulan

Analisis BMKG, Sejak 1866 Perubahan Iklim Telah Terjadi di Indonesia

Bayi Orca yang Terdampar di Wellington Mendapat Nama Toa

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.