Dalam mitos masyarakat Gorontalo kehadiran hiu paus ini berkat seorang tua renta dengan jenggotnya yang panjang. Orang tua ini kadang terlihat oleh mata mistis berdiri di atas bebatuan di pinggir pantai Botubarani.
Orang tua berjenggot ini dapat berkomunikasi dengan hewan-hewan laut yang berukuran besar. Masyarakat meyakini orang tua ini menjadi perantara keberadaan hiu paus selalu ada di Botubarani.
Mitos lain dikaitkan dengan keberadaan gua bawah laut depan pantai Botubarani. Gua ini sangat besar dalam panjang.
Meski berukuran besar dan panjang, penyelam tidak berani memasuki goa tersebut. Ada anggapan gua ini menjadi tempat bersembunyi atau beristirahat hiu paus yang ada di botubarani.
Pengelolaan Destinasi Hiu Paus Botubarani mendunia dan berkelanjutan mencakup kelembagaan pengelolaan yang profesional dengan kapasitas pengelolaan yang terus ditingkatkan.
Pengaturan tata ruang laut (zonasi) sesuai penetapan pencadangan kawasan konservasi perairan yang terhubung dengan inisiasi Geopark Gorontalo, serta dibangun di atas pondasi intevensi kebijakan dan program yang sinergis serta peran serta masyarakat yang kuat.
Kampanye dan gerakan aksi sosial ini perlu diikuti oleh komitmen yang kuat oleh semua pihak. Komitmen Pemerintah Daerah antara lain melalui intervensi kebijakan yang terukur, terarah dan sinergis.





Komentar tentang post