Rabu, Juli 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Indikator Sosial Ekonomi Perlu Didorong untuk Monitoring Tuna

redaksi
23 Desember 2021
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi
0
Teknologi Asap Cair, Cara Mengawetkan Ikan yang Ramah Lingkungan

Ikan tongkol. FOTO: DARILAUT.ID

Lucky mencontohkan, di level negara peran penting neritik tuna dalam konteks Regional Fisheries Management Organizations (RFMOs) mesti didukung bukan hanya berdasarkan riwayat penangkapan. Hal ini dapat menjadi salah satu input dalam negosiasi RFMOs.

Selain itu, terdapat pokok pemikiran 4R dalam perikanan tuna. Konsep 4R dalam perikanan tuna memiliki empat dimensi yakni produser, prosesor, konsumen, pemilik sumber daya tuna. Indonesia harus memiliki prospek tuna terbaik dan harus bisa menguasai keempatnya.

Berdasarkan perspektif dinamika, kata Lucky, Provinsi Jawa Barat di WPP 573 dinilai lebih menjanjikan dibanding WPP 712. Sementara itu,dari sisi dimensi biodiversita, jumlah tangkapan di WPP 573 lebih banyak daripada 712.

Dalam Webinar Pengembangan Sistem Monitoring dan Evaluasi Sosial Ekonomi Perikanan Tuna oleh Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan (BBRSEKP), Rabu (15/12) pekan lalu, Lucky mengatakan hasil tangkapan neritik tuna banyak didaratkan di Pelabuhan Ratu.

Terdapat lima jenis tuna hasil tangkapan dengan payang dan gillnet. Jenis tuna tersebut antara lain adalah tenggiri, tongkol krai, tongkol abu-abu, tongkol komo, dan tongkol lisong.

“Tingkat risiko kerentanan ekologi dan ekonomi tuna neritik di perairan pelabuhan ratu masih rendah karena nilai kerentanannya di bawah 1,8. Ini menunjukkan bahwa masa depan perikanan tuna di 573 khususnya di sekitar kawasan pelabuhan ratu relatif tinggi,” kata Lucky seperti dikutip dari Ipb.ac.id, Senin (20/12).

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: IPB Universityperikanan tunaWPP 573
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Merkuri Dapat Meracuni Sumber Pangan

Next Post

Odette, Badai Terkuat di Filipina

Postingan Terkait

Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

22 Juli 2026
Menhub Menganjurkan Pemilik Kapal Membuka Rute Internasional

Lebih Dari 140 Migran Tewas dan Hilang di lepas pantai Mauritania

22 Juli 2026

Industri Media Mengalami Fenomena “Double Subsidy” dan Penurunan Kunjungan

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Next Post
Topan Odette Bawa Angin Kencang dan Hujan di Palawan, Filipina

Odette, Badai Terkuat di Filipina

Komentar tentang post

TERBARU

Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

Lebih Dari 140 Migran Tewas dan Hilang di lepas pantai Mauritania

Industri Media Mengalami Fenomena “Double Subsidy” dan Penurunan Kunjungan

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Tanda Cuaca Ekstrem Melalui Pertumbuhan Awan

Hiu Paus Jadi Penghibur Nelayan yang Terombang Ambing di Laut

Menjaga dan Merawat Laut

Pelabuhan Bitung Dikembangkan untuk Kawasan Ekonomi Khusus

Bagaimana Menghindari Dekompresi dan Mabuk Nitrogen

World Tuna Day, untuk Laut yang Sehat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.