Selain itu, pembahasan lainnya menyangkut dampak dan langkah-langkah pemulihan Covid-19, serta tantangan dan peluang sektor swasta.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali menegaskan komitmen untuk menjaga keberlangsungan suplai logistik ke seluruh dunia dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Negara Maritim
Antoni mengatakan, sebagai negara maritim, Indonesia sangat bergantung pada transportasi laut untuk pergerakan orang dan barang, serta mensuplai pasokan logistik ke seluruh penjuru Nusantara.
Menurut Antoni, Pemerintahan Presiden Joko Widodo juga memprioritaskan program kerjanya untuk mendukung pengangkutan logistik terkait Covid-19, termasuk pengangkutan kebutuhan pokok serta bareng strategis dan penting lainnya.
Fakta bahwa Indonesia terletak di jalur pelayaran Internasional membuat Indonesia memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran bagi kapal-kapal yang berlayar di perairannya. Tidak terkecuali para pelaut yang bekerja di kapal-kapal tersebut.
Pelayaran Davao-Bitung
Forum BIMP-EAGA juga membahas kemungkinan membuka rute pelayaran kapal lain dari Davao – Bitung. Selain itu, penandatanganan MoU tentang Kapal Non Konvensi oleh 4 (empat) Negara, serta menggali potensi perdagangan antara negara BIMP-EAGA.
Peluang kerja sama lainnya seperti perdagangan dan ekspor Beras, Jagung serta Pupuk dengan Sabah dan Filipina.





Komentar tentang post