Untuk itu, melalui pertemuan ini, baik Indonesia maupun Australia diharapkan bisa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait dengan kemampuan penangangan dan penanggulangan pencemaran laut. Selain itu, pertemuan ini juga diharapkan dapat membuka peluang untuk meningkatkan kemampuan SDM terkait hal tersebut.
Dalam pertemuan pertama ini, Indonesia mengajukan beberapa program kerjasama baru untuk diselenggarakan di bawah kerangka Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) Marine Environment Cooperation Program atau Program Kerjasama Perlindungan Lingkungan Laut ITSAP, baik dalam bentuk Proyek Bersama, Pelatihan maupun Asistensi.
Tahun ini diajukan penyelenggaraan program kerjasama berupa beberapa Pelatihan dan Asistensi. Antara lain, pelatihan sistem pengolahan air balas (Training Course of Inspection for Ballast Water Treatment System) dan pelatihan kering atas penanggulangan tumpahan minyak di laut (Table Top Exercise for Oil Pollution Response and Preparadness).
Kemudian, pelatihan inspeksi sistem pembersihan gas buang (Training Course for Exhaust Gas Cleaning Systems Inspection), pelatihan survey baseline biologis pelabuhan (Training Course for Port Biological Baseline Surveys), serta asistensi dalam melaksanakan survey baseline biologis pelabuhan (Assistance in Conducting Port Biological Baseline Survey).





Komentar tentang post