Minggu, Juni 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Jejak Mikroplastik di Tubuh Biota Laut Hingga Dikonsumsi Manusia

redaksi
27 Desember 2025
Kategori : Berita, Kesehatan, Sampah & Polusi
0
Perlu Konsorsium Riset Sampah Plastik di Indonesia

Ilustrasi mikroplastik. FOTO: NOIR PRIMADONA PURBA

Darilaut – Plastik yang terbuang di daratan masuk ke badang sungai dan terbawa hingga ke laut dapat terdegradasi menjadi mikroplastik. Mikroplastik yang berukuran kurang dari lima milimeter itu tidak hanya berhenti di lingkungan perairan.

Plastik yang terdegradasi menjadi mikroplastik terbawa ke sungai, dibuang dipinggir pantai dan laut, kemudian dimakan plankton, terakumulasi pada ikan dan biota laut lainnya.

Mikroplastik ini masuk ke dalam rantai makanan, hingga akhirnya berpotensi masuk ke tubuh manusia melalui konsumsi pangan laut.

“Inilah yang menjadi latar belakang riset kami, yaitu melihat bagaimana mikroplastik terakumulasi dan berpindah di dalam tubuh biota,” kata Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Teknologi Radioisotop, Radiofarmaka, dan Biodosimetri Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Heny Suseno, seperti dikutip dari Brin.go.id.

BRIN melakukan kajian mikroplastik dari sisi biota laut dan potensi risikonya bagi manusia. Perspektif ini dikaji melalui pemanfaatan teknologi nuklir sebagai alat perunut mikroplastik di dalam organisme hidup.

Heny dan tim mengembangkan pendekatan nuklir dengan melabeli mikroplastik menggunakan radioisotop iodium-131 (I-131).

Mikroplastik berlabel ini kemudian dimasukkan ke dalam media air laut bersama biota hidup, seperti ikan bandeng atau kerang. Pergerakan dan akumulasi mikroplastik di dalam tubuh organisme dipantau secara berkala menggunakan spektrometer gamma, tanpa harus mematikan hewan uji.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Bahaya MikroplastikBiota LautBRINMikroplastikplastikTeknologi Nuklir
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Terletak di Selatan NTT Bibit Siklon Tropis 96S Dapat Membawa Hujan dan Gelombang Laut

Next Post

Indonesia Pantau Mikroplastik Laut Berbasis Protokol Global

Postingan Terkait

Ikan Napoleon

Kapal Pengawas Orca 04 Tangkap Kapal Asing Bawa 1,2 Ton Ikan Napoleon di Laut Sulawesi

7 Juni 2026
Guterres: Terumbu Karang Sekarat, Stok Ikan Runtuh dan Permukaan Laut Naik

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

7 Juni 2026

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

Mahasiswa FMIPA UNG Bersih Sampah dan Transplantasi Terumbu Karang di Bone Bolango

66 Lulusan Profesi Ners UNG Siap Mengabdi untuk Kesehatan Masyarakat

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

Next Post
Indonesia Pantau Mikroplastik Laut Berbasis Protokol Global

Indonesia Pantau Mikroplastik Laut Berbasis Protokol Global

TERBARU

Kapal Pengawas Orca 04 Tangkap Kapal Asing Bawa 1,2 Ton Ikan Napoleon di Laut Sulawesi

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

Mahasiswa FMIPA UNG Bersih Sampah dan Transplantasi Terumbu Karang di Bone Bolango

66 Lulusan Profesi Ners UNG Siap Mengabdi untuk Kesehatan Masyarakat

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

AmsiNews

REKOMENDASI

Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Laporan Terbaru Asia Center, Disinformasi Iklim Menyebar Sistematis di Indonesia

Sarjana Kelautan Unsrat: Jaga Kelestarian Mola-mola

Pemalang Sumber Pasokan Awak Kapal Perikanan

Hujan Deras di Korea Selatan Menyebabkan 22 Orang Tewas, 14 Hilang

Muatan Balik Tol Laut Terbanyak Kayu, Kopra, Rumput Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.