Senin, Oktober 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Jejak Mikroplastik di Tubuh Biota Laut Hingga Dikonsumsi Manusia

redaksi
27 Desember 2025
Kategori : Berita, Kesehatan, Sampah & Polusi
0
Perlu Konsorsium Riset Sampah Plastik di Indonesia

Ilustrasi mikroplastik. FOTO: NOIR PRIMADONA PURBA

Darilaut – Plastik yang terbuang di daratan masuk ke badang sungai dan terbawa hingga ke laut dapat terdegradasi menjadi mikroplastik. Mikroplastik yang berukuran kurang dari lima milimeter itu tidak hanya berhenti di lingkungan perairan.

Plastik yang terdegradasi menjadi mikroplastik terbawa ke sungai, dibuang dipinggir pantai dan laut, kemudian dimakan plankton, terakumulasi pada ikan dan biota laut lainnya.

Mikroplastik ini masuk ke dalam rantai makanan, hingga akhirnya berpotensi masuk ke tubuh manusia melalui konsumsi pangan laut.

“Inilah yang menjadi latar belakang riset kami, yaitu melihat bagaimana mikroplastik terakumulasi dan berpindah di dalam tubuh biota,” kata Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Teknologi Radioisotop, Radiofarmaka, dan Biodosimetri Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Heny Suseno, seperti dikutip dari Brin.go.id.

BRIN melakukan kajian mikroplastik dari sisi biota laut dan potensi risikonya bagi manusia. Perspektif ini dikaji melalui pemanfaatan teknologi nuklir sebagai alat perunut mikroplastik di dalam organisme hidup.

Heny dan tim mengembangkan pendekatan nuklir dengan melabeli mikroplastik menggunakan radioisotop iodium-131 (I-131).

Mikroplastik berlabel ini kemudian dimasukkan ke dalam media air laut bersama biota hidup, seperti ikan bandeng atau kerang. Pergerakan dan akumulasi mikroplastik di dalam tubuh organisme dipantau secara berkala menggunakan spektrometer gamma, tanpa harus mematikan hewan uji.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Bahaya MikroplastikBiota LautBRINMikroplastikplastikTeknologi Nuklir
Bagikan4Tweet3KirimKirim
Previous Post

Terletak di Selatan NTT Bibit Siklon Tropis 96S Dapat Membawa Hujan dan Gelombang Laut

Next Post

Indonesia Pantau Mikroplastik Laut Berbasis Protokol Global

Postingan Terkait

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

26 Oktober 2026
Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

26 Oktober 2026

Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Tropical Storm In-fa Intensifies into a Typhoon near the Marshall Islands in the Western Pacific

Kreativitas Mahasiswa KKN UNG Olah Pangan Lokal Biji Teratai

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Badai Tropis In-fa Menguat Menjadi Topan di Samudra Pasifik Barat

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Next Post
Indonesia Pantau Mikroplastik Laut Berbasis Protokol Global

Indonesia Pantau Mikroplastik Laut Berbasis Protokol Global

TERBARU

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Tropical Storm In-fa Intensifies into a Typhoon near the Marshall Islands in the Western Pacific

Kreativitas Mahasiswa KKN UNG Olah Pangan Lokal Biji Teratai

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

AmsiNews

REKOMENDASI

Survei Kelautan Pencarian Kapal MV Nur Allya Bulan Agustus

Pelajar Indonesia Kenalkan Sektor Maritim di Inggris

KRI Surik-645 Tangkap Kapal Motor Tanker, Tug Boat dan Tongkang di Riau

Indonesia’s Quest for Olympic Gold: A Look at the Nation’s Sporting Aspirations – Historic Success in Traditional Strongholds

Hiu Paus, Terancam Karena Perburuan dan Ditabrak Kapal

Literasi Siklon Tropis Masih Belum Dipahami di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.